
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON– Sebuah kapal nelayan dilaporkan ditemukan dalam kondisi kosong tanpa awak di perairan Laut Banda. Penemuan tersebut terjadi pada Selasa, 11 Februari 2026 sekitar pukul 10.35 WIT oleh KM Sabuk Nusantara 34 saat berlayar dari wilayah Damer menuju Ambon.
Berdasarkan dokumen berita acara yang diterima redaksi, nakhoda KM Sabuk Nusantara 34 menemukan kapal nelayan bernama NELAYAN 2017.639 dalam kondisi mengapung tanpa aktivitas di sekitar koordinat 04°43’952” S – 128°16’699” E, dengan jarak sekitar 57 mil laut dari Tanjung Nusantara.
Kapal tersebut disebut berada sekitar 61,50 kilometer dari garis pantai Ambon dan tidak menunjukkan tanda-tanda keberadaan awak kapal. Pihak KM Sabuk Nusantara 34 mengaku telah melakukan pemantauan serta pencarian di sekitar lokasi dalam radius 0,5 hingga 1 mil laut, namun tidak menemukan satu pun ABK.
Temuan ini kemudian dilaporkan kepada KSOP Kelas I Ambon. Informasi lanjutan yang diterima menyebutkan bahwa kapal tersebut diduga telah ditinggalkan di wilayah perairan Maluku Tengah dan telah dilaporkan ke Basarnas Maluku untuk penanganan lebih lanjut.
KSOP Kelas I Ambon disebut telah berkoordinasi dengan Basarnas serta mengarahkan kapal untuk melanjutkan pelayaran menuju Ambon sesuai prosedur keselamatan.
Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius: apa yang sebenarnya terjadi di tengah laut? Apakah kapal tersebut mengalami insiden, atau ada faktor lain yang membuat awaknya menghilang?
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai keberadaan awak kapal maupun penyebab kapal itu ditinggalkan. Aparat terkait diharapkan segera memberikan penjelasan komprehensif kepada publik guna menghindari spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat pesisir.
DPRD Kota Tual Warning PLN UP3 Tual: Ramadan Jangan Ada Pemadaman, Tam Ngurhir Wajib 24 Jam https://malukuindomedia.com/dprd-kota-tual-warning-pln-up3-tual-ramadan-jangan-ada-pemadaman-tam-ngurhir-wajib-24-jam/. (MIM-MDO)




