
MALUKU INDOMEDIA.COM, TUAL— Bentrokan antarwarga kembali terjadi di Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Minggu malam (22/2/2026). Insiden yang melibatkan warga Kampung Lama dan Kampung Baru ini memicu kepanikan dan ketegangan di sekitar lokasi.
Dari video yang beredar, terlihat kobaran api membumbung di tengah gelapnya malam. Suasana mencekam, warga berlarian menyelamatkan diri, sementara sebagian lainnya berupaya mengamankan lingkungan sekitar. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti bentrokan maupun jumlah korban dan kerugian material.
Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. Pada Desember 2025 lalu, konflik serupa juga pecah di wilayah yang sama. Fakta berulangnya bentrok menunjukkan bahwa akar persoalan belum benar-benar terselesaikan, dan potensi konflik masih membara di tengah masyarakat.
Situasi di Kecamatan Dullah Utara dilaporkan masih tegang. Aparat keamanan disebut telah bergerak ke lokasi untuk meredam bentrokan dan mencegah meluasnya konflik ke wilayah lain di Kota Tual.
Peristiwa ini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Rekonsiliasi yang bersifat seremonial tidak lagi cukup. Diperlukan langkah konkret, dialog terbuka, serta pendekatan kultural dan hukum yang tegas untuk memutus mata rantai konflik.
Maluku Indomedia menegaskan, keamanan dan persaudaraan di Kota Tual harus menjadi prioritas bersama. Jangan biarkan bara kecil berubah menjadi api besar yang mengorbankan masa depan generasi.
Hingga kini, situasi masih terus dipantau. Pembaruan informasi akan disampaikan setelah ada pernyataan resmi dari pihak berwenang. (MIM-YL)





