
MALUKU INDOMEDIA.COM, BATAM— Komitmen memperjuangkan kepentingan daerah kepulauan kembali ditegaskan Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, melalui kehadirannya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026, yang berlangsung di Aston Batam Hotel & Residence, Kepulauan Riau, pada 18–21 Januari 2026.
Forum strategis yang dihadiri ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia ini menjadi ruang konsolidasi nasional untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan kabupaten di tengah tantangan global, ketimpangan regional, serta tuntutan transformasi tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif dan berkeadilan.
Bupati Timotius Kaidel terlihat aktif mengikuti seluruh rangkaian agenda Rakernas, mulai dari sidang pleno hingga diskusi tematik, yang membahas isu krusial seperti penguatan otonomi daerah, fiskal daerah, konektivitas wilayah kepulauan, hingga peran strategis kabupaten dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Kabupaten kepulauan seperti Aru tidak boleh terus berada di pinggiran pembangunan. Forum APKASI harus menjadi corong perjuangan kolektif agar kebijakan pusat lebih berpihak pada karakter dan kebutuhan daerah,” tegas Bupati Aru dalam salah satu sesi diskusi.
Kehadiran Bupati Kepulauan Aru pada Rakernas XVII APKASI ini dinilai strategis, mengingat posisi Kabupaten Kepulauan Aru sebagai wilayah perbatasan dan beranda timur Indonesia yang memiliki potensi besar di sektor kelautan, perikanan, serta geopolitik kawasan.
Rakernas XVII APKASI 2026 juga menjadi momentum memperkuat jejaring antarkabupaten, sekaligus menyatukan suara kepala daerah untuk mendorong transformasi pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.
Partisipasi aktif Bupati Timotius Kaidel mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam memastikan aspirasi masyarakat Aru terdengar di tingkat nasional, sekaligus memperjuangkan kebijakan yang lebih adil bagi daerah-daerah kepulauan di Indonesia. (MIM-MDO)







