
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON— Plt Kepala Seksi Peralatan UPTD Dinas PUPR Provinsi Maluku Fahri Leka kembali menjadi perbincangan di kalangan birokrasi dan masyarakat. Ia disebut-sebut kerap mengklaim diri sebagai orang dekat Gubernur Maluku, bahkan diduga sering membicarakan proyek serta menjanjikan berbagai posisi kepada sejumlah pihak dalam pertemuan santai di rumah kopi.
Informasi yang dihimpun MalukuIndomedia.com, dari sejumlah sumber menyebutkan, dalam beberapa kesempatan Fahri Leka diduga berbicara mengenai proyek “kiri kanan” sambil menyampaikan janji kepada sejumlah orang yang ditemuinya.
“Dia sering bicara santai di rumah kopi, seolah-olah punya kendali atas berbagai proyek. Bahkan ada janji-janji kepada beberapa orang,” ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya kepada MalukuIndomedia.com, Rabu (11/3/2026).
Tak hanya itu, rekam jejak Fahri Leka di lingkungan birokrasi juga kembali menjadi sorotan. Ia disebut pernah memiliki persoalan saat bertugas di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, sebelum kemudian dipindahkan ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku.
Sumber internal birokrasi menyebutkan, perpindahan tersebut sempat menjadi pembicaraan di kalangan pegawai karena dianggap berkaitan dengan persoalan administrasi yang pernah mencuat sebelumnya.
“Dulu sempat ada masalah di Diknas Provinsi. Setelah itu yang bersangkutan dipindahkan ke UPTD PUPR,” ujar sumber tersebut.
Situasi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai integritas dan kewenangan seseorang dalam membawa-bawa nama pejabat daerah, apalagi jika dikaitkan dengan pembicaraan proyek maupun janji kepada pihak tertentu.
Pengamat tata kelola pemerintahan di Ambon menilai, praktik membawa nama pejabat untuk kepentingan pribadi dapat merusak kepercayaan publik terhadap birokrasi.
“Jika benar ada klaim kedekatan dengan pimpinan daerah untuk membicarakan proyek atau menjanjikan sesuatu, itu sangat berbahaya bagi tata kelola pemerintahan yang bersih,” ujarnya.
MalukuIndomedia.com saat melakukan konfirmasi kepada Fahri Leka terkait berbagai informasi yang berkembang tersebut,” Pak Gub sng ada kenal beta Ee,” katanya via pesan Whatss App.
Media ini juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi agar pemberitaan tetap berimbang sesuai prinsip jurnalisme yang profesional. (MIM-MDO)







