
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON— Kecelakaan lalu lintas maut yang merenggut nyawa Fanes di tikungan turunan Tugudolan, Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Rabu dini hari (7/1/2026), kini mengungkap fakta baru. Rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi kejadian memperlihatkan situasi yang lebih kompleks dari narasi awal yang berkembang di ruang publik.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIT, melibatkan sepeda motor Yamaha Mio M3 warna merah hitam dengan nomor polisi DE 5114 MC, yang dikendarai korban bersama seorang penumpang bernama Julio (20). Dalam laporan awal kepolisian, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kelalaian pengendara sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi dan memaksakan diri melambung di jalan menurun saat kondisi cuaca gerimis.
Namun, rekaman CCTV yang kini beredar menunjukkan fakta tambahan. Dalam tayangan tersebut, terlihat sebuah mobil Fortuner dari arah berlawanan juga melaju dengan kecepatan tinggi dan melakukan manuver melambung di jalur sempit tikungan turunan Tugudolan. Manuver kedua kendaraan yang terjadi hampir bersamaan, di lokasi dengan jarak pandang terbatas dan kondisi jalan licin, membuat benturan tidak dapat dihindari.
Fakta visual ini sekaligus mematahkan berbagai spekulasi liar yang berkembang di media sosial sejak pemberitaan awal pada 7 Januari 2026, yang cenderung menyudutkan satu pihak tanpa didukung bukti utuh. Rekaman CCTV memperlihatkan bahwa kecelakaan ini bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan akibat kombinasi manuver berisiko dari dua kendaraan di jalur rawan kecelakaan.
Akibat kejadian tersebut, Fanes dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka berat pada bagian wajah serta patah tulang kaki kanan. Sementara penumpangnya, Julio Lokwatty, mengalami luka sobek pada pelipis kiri, luka ringan pada lutut kanan, serta luka sedang di bagian bahu kanan, dan masih menjalani perawatan medis.

Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke rumah sakit. Sekitar pukul 03.00 WIT, personel Unit Laka Polresta Ambon bersama Polsek Nusaniwe tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, pengumpulan bahan keterangan, dokumentasi, serta pengecekan kondisi korban di rumah sakit.
Sepeda motor korban dilaporkan mengalami kerusakan berat dan masih berada di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Hingga pukul 03.40 WIT, situasi di sekitar TKP terpantau aman dan terkendali.
Pihak kepolisian menyatakan masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk menelaah rekaman CCTV sebagai alat bukti tambahan, guna memastikan kronologi kejadian secara objektif dan menyeluruh.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi seluruh pengguna jalan di Kota Ambon agar tidak memacu kendaraan di luar batas aman, khususnya saat melintasi jalur menurun dan tikungan rawan kecelakaan pada malam hingga dini hari.
MalukuIndomedia.com menegaskan komitmen untuk terus menyajikan informasi berimbang, faktual, dan bertanggung jawab, serta tidak ikut larut dalam opini liar yang beredar di media sosial tanpa dasar bukti yang jelas. (MIM-MDO)







