
MALUKU INDOMEDIA.COM, DOBO — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru resmi melepas tujuh Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Lantai II Kantor BPKAD Kepulauan Aru, Rabu (6/5/2026).
Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Aru, Moh. Djumpa, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan religius, melainkan panggilan suci yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual secara total.
“Bapak dan ibu adalah orang-orang pilihan yang dipanggil Allah SWT. Pergi haji bukan untuk mencari pujian ataupun gelar, tetapi semata-mata mencari ridha Allah,” tegas Djumpa di hadapan para jamaah dan keluarga yang hadir.
Dalam suasana penuh haru, Wakil Bupati mengingatkan para jamaah agar tidak terjebak pada simbol sosial maupun kebanggaan seremonial. Menurutnya, banyak orang mampu secara finansial, namun belum tentu mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Karena itu, ia meminta tujuh CJH asal Aru untuk benar-benar menjaga niat dan fokus menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara khusyuk.
Tak hanya soal spiritualitas, Djumpa juga menyoroti pentingnya menjaga nama baik daerah selama berada di Arab Saudi. Ia meminta jamaah tetap kompak, disiplin, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku.
“Jangan membawa ego pribadi. Di sana bapak ibu bukan hanya mewakili keluarga, tapi juga membawa nama Kepulauan Aru dan Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, Wabup menitipkan pesan khusus agar para jamaah menjaga kesehatan secara serius. Cuaca ekstrem di Arab Saudi disebut menjadi tantangan besar yang harus diantisipasi sejak dini.
Senada dengan itu, Kepala Seksi Haji dan Umrah, Fahrul Beder, mengingatkan jamaah untuk disiplin menjaga pola makan, istirahat, dan rutin berkoordinasi dengan petugas kesehatan selama perjalanan ibadah.
“Jangan abaikan kondisi tubuh. Banyak jamaah tumbang karena kurang disiplin menjaga kesehatan,” katanya.
Acara pelepasan turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aru H. Hanafi Rumatiga, unsur Forkopimda, perwakilan Lanal Aru, Wakapolres Aru, serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Kepulauan Aru.
Sesuai jadwal, tujuh CJH tersebut akan diberangkatkan pada Jumat (8/5/2026) dari Masjid Nurul Agung Dobo menuju Bandara Rar Gwamar sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandara Pattimura Ambon.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran selama menjalankan ibadah, serta kembali ke Aru dengan predikat haji mabrur.
“Doakan juga daerah ini agar tetap aman, diberkahi, dan masyarakatnya hidup sejahtera,” pungkasnya. (MIM-RDK)






