
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama unsur Forkopimda menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna mematangkan pengamanan perayaan Idulfitri 2026. Rapat yang berlangsung di Aula Mapolres Kepulauan Aru, Kamis (5/3/2026), menjadi langkah awal memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama masa mudik hingga hari raya.
Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, hadir langsung dalam pertemuan tersebut bersama unsur TNI-Polri dan instansi terkait. Dalam forum itu, berbagai langkah strategis dibahas, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, hingga kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan bagi masyarakat.
Kaidel menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman.
“Idulfitri adalah momentum yang sangat dinantikan masyarakat. Karena itu seluruh pihak harus memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegas Kaidel.
Selain aspek keamanan, rapat koordinasi juga menyoroti kesiapan pelayanan publik selama masa libur Lebaran. Pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan bahan pokok, layanan kesehatan, serta pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Kepulauan Aru, AKP Obet Reimialy, menjelaskan bahwa pengamanan akan dilakukan melalui rangkaian operasi terpadu yang melibatkan berbagai unsur.
Menurutnya, tahap awal pengamanan dimulai pada 9 hingga 12 Maret 2026, yang akan ditandai dengan apel gelar pasukan pada 12 Maret melibatkan TNI AD, AL, AU serta seluruh unsur terkait.
Selanjutnya, Operasi Ketupat Salahwaku 2026 akan digelar mulai 13 hingga 25 Maret dengan kekuatan 186 personel gabungan.
“Personel akan ditempatkan pada titik-titik pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu untuk memantau aktivitas masyarakat menjelang dan saat perayaan Idulfitri,” ujar Reimialy kepada wartawan.
Ia menambahkan, patroli keamanan akan difokuskan pada masjid, ruas jalan utama, pusat keramaian, hingga kawasan wisata yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran.
“Jika masyarakat merasa aman dan nyaman, maka operasi pengamanan ini dapat dinyatakan berhasil,” tegasnya.
Melalui koordinasi lintas sektoral ini, pemerintah daerah dan aparat keamanan berharap perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kepulauan Aru dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. (MIM-MDO)







