
MALUKU INDOMEDIA.COM, DOBO– Setelah hampir tujuh bulan menjalankan penugasan di wilayah Aru Tengah, tim Patriot Energi melaksanakan diseminasi hasil temuan lapangan di Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (4/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Kepulauan Aru dan dihadiri delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam pemaparannya, Patriot Energi mengungkap sembilan sektor utama yang menjadi fokus identifikasi selama masa pendampingan di lapangan, yakni energi, air bersih, pangan, kesehatan, lingkungan, pendidikan, sosial, budaya, serta administrasi. Dari berbagai temuan tersebut, tiga isu dinilai paling mendesak untuk segera ditangani, yaitu ketersediaan air bersih, ketahanan pangan, dan akses energi.
Tim Patriot Energi memaparkan kondisi riil masyarakat di sejumlah wilayah Aru Tengah, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat serta peluang pemanfaatan sumber daya lokal sebagai solusi berkelanjutan. Paparan tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama OPD guna merumuskan langkah konkret dan program tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing instansi.
Bupati Kepulauan Aru dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kerja lapangan yang dilakukan Patriot Energi selama masa penugasan. Ia menilai hasil temuan tersebut dapat menjadi pijakan penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Pemerintah daerah berterima kasih atas dedikasi Patriot Energi yang telah turun langsung ke masyarakat. Hasil temuan ini harus ditindaklanjuti oleh OPD terkait agar bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Ia juga secara langsung menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan, terutama pada sektor yang menjadi prioritas utama.
Diseminasi ini diharapkan tidak berhenti pada tahap pemaparan semata, melainkan menjadi pijakan bagi lahirnya program pembangunan yang lebih adaptif dan berbasis kebutuhan masyarakat. Pendekatan partisipatif yang dilakukan Patriot Energi dinilai dapat menjadi model bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di wilayah Kepulauan Aru.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparatur sipil negara, dan berbagai pihak terkait, upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah kepulauan ini diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. (MIM-MDO)







