
MALUKU INDOMEDIA.COM, DOBO– Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditegaskan. Wakil Bupati Kepulauan Aru, Mohamad Djumpa, turun langsung menghadiri kegiatan cek kesehatan gratis dalam rangka menyongsong Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, yang dipusatkan di Puskesmas Kelurahan Siwalima, Jumat (27/02/2026).
Kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial tahunan Tim Penggerak PKK. Di tengah meningkatnya ancaman penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan dan edukasi pola hidup sehat menjadi langkah konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Wabup menegaskan, momentum HKG PKK ke-54 harus dimaknai sebagai gerakan kolektif untuk membangun kesadaran deteksi dini penyakit.
“Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah penguatan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di Kabupaten Kepulauan Aru,” tegas Djumpa di hadapan warga dan jajaran TP PKK.
Turut mendampingi, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Aru, Klaudia Imarissa Kaidel, menekankan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap kondisi kesehatannya sendiri.
“Deteksi dini sangat penting agar penyakit bisa dicegah sejak awal. Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Pantauan MalukuIndomedia.com di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang cukup tinggi. Sejak pagi, masyarakat memadati area pemeriksaan untuk memanfaatkan layanan gratis tersebut. Panitia juga membagikan brosur edukasi tentang pencegahan penyakit tidak menular serta pentingnya pemeriksaan rutin.
Langkah preventif ini dinilai strategis, terutama dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama kesehatan masyarakat. HKG PKK ke-54 di Kepulauan Aru pun diarahkan bukan hanya sebagai perayaan tahunan, tetapi sebagai gerakan nyata membangun keluarga sehat, mandiri, dan sejahtera.
Dengan pendekatan langsung ke masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya program di atas kertas, melainkan aksi nyata di lapangan. (MIM-MDO)





