
MALUKU INDOMEDIA.COM, Ambon– Situasi di depan Kantor Gubernur Provinsi Maluku kembali memanas. Dalam sebuah video yang beredar luas di masyarakat, terlihat sekelompok orang yang disebut sebagai preman menduduki area depan kantor gubernur sambil melontarkan ancaman keras terkait isu pelantikan pejabat eselon III dan IV.
Dalam rekaman beredar berdurasi 35 detik, pada Sabtu (30/8/2025), sejumlah orang tampak duduk di depan pintu kantor gubernur dengan wajah penuh emosi. Mereka menegaskan sikap keras bahwa persoalan ini hanya akan berujung pada dua tempat: rumah sakit atau kantor polisi.
Salah satu suara dalam video tersebut terdengar lantang menyatakan:
“Pokoknya katong tar ada urusan, cuma dua, kalau tidak rumah sakit atau kantor polisi. Seng ada yang katong mundur-mundur, seng seratus orang katong seng mundur-mundur. Kalau sampe pelantikan tidak koordinasi dengan wagub, katong siap, hancur bakar. Katong su siap, mau apapun katong su siap. Jang uji mental deng katong, katong su siap. Seng ada mundur-mundur, seng di rumah sakit, kantor polisi.”
Pernyataan itu menegaskan sikap konfrontatif yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di lingkungan pemerintahan provinsi.
Fenomena ini memunculkan pertanyaan serius: sampai kapan kantor pemerintahan yang seharusnya menjadi simbol kewibawaan negara justru dijadikan arena tekanan dan ancaman oleh kelompok tertentu?
MalukuIndomedia.com akan terus memantau perkembangan ini dan menghadirkan laporan tajam, aktual, dan terpercaya demi memastikan publik mendapatkan informasi yang jernih di tengah situasi yang penuh ketegangan.(MIM-MDO)