
MALUKU INDOMEDIA.COM, MASOHI— Video karaoke Anggota DPRD Maluku Tengah, Rudolf Lailossa, yang sempat menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir akhirnya mendapat penjelasan resmi. Tayangan singkat yang diunggah di media sosial itu memicu perdebatan, lantaran direkam di dalam Gedung DPRD Maluku Tengah.
Dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (5/12/2025), Lailossa menegaskan bahwa video tersebut merupakan rekaman lama dan tidak terkait dengan isu-isu yang tengah berkembang. Ia menjelaskan bahwa unggahan itu dibuat untuk mencairkan suasana internal dewan yang sempat memanas.
“Kaka kasih naik itu menjawab psikologi orang yang kemarin bersitegang di gedung DPRD. Ada caption ‘mari ramah-ramah jangan marah-marah’. Kalau ada yang mempolitisir, biarkan. Kaka nyanyi itu setelah paripurna waktu itu,” jelasnya.
Politisi flamboyan yang akrab disapa Kaka Rudy itu menepis anggapan bahwa aksinya berkaitan dengan polemik ataupun bentuk kelalaian etika. Ia menegaskan tidak ada unsur provokatif, apalagi dikaitkan dengan momen joget-joget di Senayan yang sempat viral.
“Kalau mau dikaitkan dengan ‘Senayan’, itu tabula bale. Itu video lama yang baru kaka posting untuk menghibur rekan-rekan.”
Selain dikenal sebagai legislator, Lailossa juga memiliki latar belakang seni yang kuat. Lahir dari keluarga Mainoro—salah satu keluarga penyanyi yang dikenal publik Maluku—kemampuannya bernyanyi sudah menjadi bagian dari keseharian.
Kepada Maluku Indomedia, Lailossa menegaskan dirinya siap menerima segala bentuk kritik maupun apresiasi.
“Saya ini pejabat publik. Orang bisa kritik, bisa puji, itu hak mereka. Yang penting saya tidak boleh khianati rakyat,” tegasnya.
Ia menyebut tak merasa terganggu oleh komentar miring yang berkembang di dunia maya.
“Kaka ini politisi flamboyan, tidak marah-marah. Mereka punya hak asasi mau bicara apa saja. Tugas saya tetap bekerja untuk rakyat,” tutupnya. (MIM-CR)







