
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON– Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) XXXV Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon yang dijadwalkan berlangsung di Gereja Bethesda Jemaat GPM Nusaniwe Airlouw, dinamika internal organisasi mulai menghangat. Salah satu figur yang mencuri perhatian adalah Renno L. Z. Patty, yang secara resmi menyatakan kesiapan maju sebagai Bakal Calon Ketua Cabang GMKI Ambon periode 2025–2027.
Kepada Maluku Indomedia.com, Renno menegaskan bahwa langkahnya maju dalam kontestasi bukanlah ambisi sesaat, melainkan lahir dari proses refleksi panjang, kegelisahan kader, serta tanggung jawab moral terhadap masa depan GMKI Cabang Ambon. Menurutnya, GMKI harus terus bergerak sebagai ruang kaderisasi yang relevan, kritis, dan mampu menjawab tantangan zaman, baik di kampus, gereja, maupun masyarakat Maluku.
Dalam pencalonannya, Renno mengusung gagasan strategis bertajuk “Siwabessy 26 Connection”, sebuah konsep yang menekankan keterhubungan lintas generasi kader, transformasi kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem organisasi, serta peningkatan daya juang GMKI sebagai gerakan mahasiswa Kristen. Gagasan ini dinilai sebagai upaya serius membangun GMKI Cabang Ambon yang solid secara internal dan adaptif secara eksternal.
Renno bukan sosok baru dalam dinamika GMKI. Ia memulai proses kaderisasi sejak mengikuti Masa Perkenalan GMKI pada tahun 2017 dan terus aktif menjalani jenjang organisasi hingga hari ini. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinan yang konsisten serta pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai dasar GMKI.
Di tingkat kampus, Renno tercatat pernah menjabat sebagai Sekretaris Komisi Hubungan Masyarakat Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPT, serta Ketua Bidang Media dan Komunikasi Persekutuan Mahasiswa Kristen FISIP UPT. Rekam jejak ini memperkuat kapasitasnya dalam komunikasi publik, manajemen organisasi, dan kerja kolektif.

Sementara di tubuh GMKI, Renno memiliki perjalanan kepemimpinan yang berjenjang dan berkesinambungan. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Fungsional Media dan Komunikasi GMKI Cabang Ambon Komisariat FISIP UPT periode 2018–2020, kemudian dipercaya sebagai Ketua Komisariat FISIP UPT periode 2020–2022. Saat ini, Renno mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Organisasi GMKI Cabang Ambon periode 2023–2025.
Berbekal pengalaman tersebut, Renno membawa visi menjadikan GMKI Cabang Ambon sebagai ruang kaderisasi yang progresif, kritis, dan transformatif, berlandaskan iman Kristen, ilmu pengetahuan, serta pengabdian sosial. Ia menegaskan GMKI harus tampil sebagai mitra strategis gereja, kekuatan intelektual di kampus, dan kekuatan moral yang berpihak pada kepentingan masyarakat Maluku.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Renno merumuskan lima misi utama, mulai dari penguatan spiritualitas kader, pengembangan kaderisasi progresif dan intelektual, penguatan solidaritas dan jejaring lintas generasi, pengembangan gerakan sosial yang responsif terhadap persoalan masyarakat, hingga tata kelola organisasi yang modern, inklusif, dan akuntabel.
Sejumlah program strategis turut ditawarkan, antara lain digitalisasi sistem organisasi, pendidikan dan pengembangan intelektual kader secara berkelanjutan, aksi sosial dan advokasi keadilan, penguatan isu agraria dan kemaritiman sebagai konteks Maluku, perluasan jejaring lintas organisasi dan lintas iman, pengembangan ekonomi kreatif kader, pendalaman spiritualitas, serta pemberdayaan perempuan di tubuh GMKI.
Renno berharap Konfercab XXXV GMKI Cabang Ambon menjadi momentum konsolidasi dan pembaruan gerakan. Dengan semangat Responsif, Leadership, dan Progresif, ia optimistis GMKI Cabang Ambon ke depan mampu menjadi rumah bersama yang aman, inklusif, dan produktif bagi seluruh kader, sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi gereja, kampus, dan masyarakat. (MIM-CR)






