
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON– Tumpukan sampah yang meluap saat hujan di RT 01/RW 05, kawasan Monalisa, Kelurahan Pandan Kasturi, akhirnya ditangani serius. Air yang tak mengalir akibat got tersumbat sempat meresahkan warga dan mengganggu akses jalan lingkungan.
Merespons kondisi tersebut, Lurah Pandan Kasturi, Anwar Saleh, SE, bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU). Hasilnya, dilakukan pembersihan menyeluruh sekaligus penataan ulang penutup got agar aliran air kembali normal.
Pantauan di lapangan, pegawai kelurahan bersama petugas teknis dan warga bahu-membahu mengangkat sampah, membongkar penutup drainase yang tidak tertata, lalu memperbaikinya agar lebih kokoh dan fungsional. Langkah ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi bagian dari upaya pencegahan banjir genangan yang kerap terjadi saat intensitas hujan meningkat.
“Ini bentuk tanggung jawab bersama. Koordinasi sudah dilakukan, dan hari ini kita kerjakan langsung agar persoalan tidak berlarut,” tegas Anwar Saleh di sela kegiatan, Rabu (25/2/2026).
Aksi kolaboratif ini patut diapresiasi sebagai wujud kerja nyata pemerintah kelurahan yang responsif terhadap keluhan masyarakat. Namun demikian, persoalan sampah tidak berhenti pada pembersihan semata. Kesadaran kolektif warga untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi kunci utama agar drainase tetap berfungsi optimal.
Langkah cepat ini menunjukkan bahwa problem lingkungan bisa ditangani secara efektif ketika koordinasi lintas sektor berjalan dan kepemimpinan hadir di tengah masyarakat. Monalisa memberi pesan jelas: perubahan dimulai dari respons nyata, bukan sekadar wacana. (MIM-MDO)







