
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON– Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026, PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ambon memastikan kesiapan penuh armada dan layanan penyeberangan di wilayah Provinsi Maluku.
Sebanyak 11 armada kapal disiagakan untuk melayani 27 lintasan strategis guna memastikan mobilitas masyarakat antar pulau tetap berjalan aman dan lancar selama periode mudik.
Manajer Bisnis dan Pelayanan PT ASDP Cabang Ambon, Ali Tamher, dalam wawancara di ruang kerjanya, Senin (13/3/2026), menjelaskan bahwa dari total armada tersebut, 8 kapal beroperasi di bawah Cabang Ambon, sementara 3 kapal lainnya berada di bawah Perwakilan Tual.
“Empat armada kami operasikan di lintasan Hunimua–Waepirit yang merupakan lintasan pantauan nasional. Selain itu, untuk lintasan Galala–Namlea, kami menyiapkan KMP Wayangan guna mendukung angkutan mudik Lebaran,” ujar Tamher.
Selain itu, ASDP juga menyiagakan sejumlah kapal pada lintasan strategis lainnya di Maluku, di antaranya KMP Layur yang melayani lintasan Waelei–Umpuputih, serta KMP Samandar pada rute Umpuputih–Nalahia–Amahai.
Sementara untuk wilayah Pulau Buru, KMP Danau Rana disiapkan melayani lintasan Namlea–Masarete guna memastikan konektivitas transportasi tetap terjaga selama periode mudik.
Di wilayah kerja Perwakilan Tual, tiga armada utama juga telah disiapkan yakni KMP Lobster, KMP Madlahar, dan KMP Temi yang akan melayani sejumlah lintasan penyeberangan di wilayah Maluku Tenggara dan sekitarnya.
“Pada prinsipnya, seluruh armada ASDP Cabang Ambon dalam kondisi siap operasi untuk melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini,” tegas Tamher.
Tidak hanya menyiapkan armada, ASDP Ambon juga telah mengintegrasikan empat pelabuhan penyeberangan dengan sistem tiket online Ferizy, sehingga masyarakat dapat melakukan pemesanan dan pembelian tiket secara digital melalui situs trip.ferizy.com maupun aplikasi Ferizy.
Selain itu, terdapat pula program tiket gratis hasil kerja sama antara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Angkasa Pura, dengan jumlah sekitar 805 tiket yang disiapkan bagi masyarakat.
“Perlu kami sampaikan bahwa tiket gratis ini bukan berasal dari program pemerintah, tetapi merupakan kerja sama antara ASDP dan Angkasa Pura. Kami juga sudah turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi penjualan tiket,” jelasnya.
ASDP Ambon juga terus melakukan pengecekan kesiapan fasilitas di setiap pelabuhan dan lintasan guna menjamin keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran perjalanan penumpang selama periode mudik.
Menurut Tamher, kondisi penumpang saat ini masih relatif normal. Namun, lonjakan arus mudik diperkirakan mulai terjadi sekitar satu minggu menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kami memprediksi puncak arus mudik akan terjadi mendekati H-7 Lebaran. Karena itu, seluruh armada dan fasilitas terus kami siapkan agar layanan penyeberangan tetap aman, lancar, dan terpercaya bagi masyarakat Maluku,” pungkasnya. (MIM-CN)






