
MALUKU INDOMEDIA.COM. DOBO– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Cek Kesehatan Gratis Tahun 2026 yang berlangsung di Gospel Caffe, Dobo, Kamis (25/6/2026).
Dalam arahannya, Kaidel menegaskan bahwa program cek kesehatan gratis bukan sekadar kegiatan pelayanan rutin, melainkan strategi penting pemerintah dalam mendeteksi penyakit sejak dini, mencegah komplikasi kronis, serta menekan angka kesakitan dan kematian di tengah masyarakat.
“Deteksi dini adalah kunci. Semakin cepat penyakit ditemukan, semakin besar peluang untuk ditangani sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius,” tegas Kaidel.
Menurutnya, program tersebut juga menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses layanan kesehatan dasar tanpa harus terbebani biaya. Dengan demikian, berbagai penyakit dapat ditangani lebih cepat dan risiko kesehatan yang lebih besar dapat dicegah.
Bupati menilai evaluasi berkala sangat penting dilakukan agar program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada angka capaian, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.
“Melalui rapat koordinasi dan evaluasi ini, kita dapat mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus merumuskan solusi agar pelayanan kesehatan semakin efektif, merata, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Kaidel juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program, termasuk mereka yang bertugas di wilayah-wilayah dengan tantangan geografis yang tidak mudah.
“Saya memberikan penghargaan kepada seluruh tenaga medis yang telah bekerja keras memberikan pelayanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Aru yang sehat, produktif, dan mampu mendukung pembangunan daerah,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati kembali mengingatkan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus menekan angka penyakit tidak menular yang terus menjadi tantangan kesehatan nasional.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Evaluasi ini bukan hanya soal data dan capaian skrining kesehatan. Yang lebih penting adalah bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat agar semakin banyak warga yang mau memeriksakan kesehatannya dan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan,” tandasnya.
Kaidel berharap hasil evaluasi yang dihasilkan dalam forum tersebut dapat menjadi landasan penting bagi perbaikan dan penguatan program kesehatan gratis di masa mendatang.
Rapat koordinasi dan evaluasi tersebut diisi dengan pemaparan hasil pelaksanaan program, sesi diskusi, serta penyusunan rekomendasi strategis guna meningkatkan cakupan dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru.
Kegiatan ini turut dihadiri Plh Sekda Kabupaten Kepulauan Aru Asolop Pokar, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sakti Zakaria Sitorus, para kepala puskesmas, lurah, unsur Dinas Kesehatan, pimpinan fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. (MIM-REDAKSI)






