
MALUKU INDOMEDIA.COM. AMBON– Penetapan Robert Sapulete sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon definitif mendapat apresiasi dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Ambon. Organisasi mahasiswa itu menilai proses seleksi yang dilakukan Pemerintah Kota Ambon telah menunjukkan komitmen terhadap prinsip meritokrasi dan tata kelola pemerintahan yang transparan.
Ketua Umum PC IMM Kota Ambon, Basyir Tuhepaly, menyampaikan ucapan selamat kepada Robert Sapulete atas kepercayaan yang diberikan Wali Kota Ambon untuk mengemban jabatan strategis sebagai Sekkot definitif.
“Proses seleksi hingga pengumuman resmi berlangsung secara terbuka. Ini menjadi sinyal positif bahwa pengisian jabatan birokrasi dilakukan berdasarkan kapasitas dan kompetensi. Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Robert Sapulete,” ujar Basyir di Ambon, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, kehadiran Sekkot definitif menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi birokrasi sekaligus mempercepat implementasi berbagai program pembangunan yang telah dicanangkan Pemerintah Kota
Ambon.
PC IMM, lanjut Basyir, juga menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra kritis pemerintah dengan mengawal pelaksanaan 17 Program Prioritas Pemerintah Kota Ambon, terutama yang berkaitan dengan kepemudaan, pendidikan, kewirausahaan, serta penguatan organisasi kemahasiswaan.
“Dukungan kami bukan sekadar simbolik. Kami ingin memastikan program-program prioritas benar-benar menyentuh masyarakat.
Mahasiswa harus hadir sebagai pengawal kebijakan sekaligus mitra pembangunan,” tegasnya.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa menjadi faktor penting dalam menciptakan kebijakan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Basyir berharap Robert Sapulete mampu menjalankan peran sebagai motor penggerak birokrasi, memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), serta memastikan pelayanan publik berjalan lebih efektif hingga menjangkau wilayah kelurahan dan kawasan kepulauan di Kota Ambon.
“Kami berharap Pak Robert menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan perguruan tinggi. Pemerintah bekerja menghadirkan solusi, sementara mahasiswa menjalankan fungsi kontrol agar pembangunan tetap berada di jalur kepentingan rakyat,” katanya.
Sebagai organisasi kader, PC IMM Kota Ambon menegaskan akan terus aktif mengawal berbagai isu kebangsaan, demokrasi, serta kebijakan publik melalui kajian, diskusi, dan aksi nyata. Sikap tersebut, menurut Basyir, merupakan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa dalam memastikan setiap kebijakan pemerintah berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.
(MIM-CN)







