
MALUKU INDOMEDIA. COM, AMBON— Persoalan keselamatan jaringan listrik kembali menjadi sorotan. Sebuah tiang listrik di kawasan RT 003/RW 004, Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terlihat mengalami kerusakan serius pada bagian bawah hingga tampak keropos dan nyaris patah.
Kondisi tersebut bukan sekadar persoalan estetika infrastruktur. Tiang listrik berdiri di kawasan permukiman dengan aktivitas warga yang cukup padat. Jika konstruksi kehilangan kekuatan dan roboh, jaringan kabel di atasnya berpotensi ikut jatuh dan membahayakan masyarakat, Selasa (18/8/2026)
Ketua RT 003, Poli Malioy, meminta PLN segera turun melakukan pemeriksaan teknis dan mengambil tindakan terhadap tiang tersebut.
Permintaan warga sederhana: jangan menunggu tiang roboh baru bergerak.
Kinerja PLN Maluku Diuji: Deteksi Dini atau Menunggu Laporan?
Kondisi ini sekaligus menimbulkan pertanyaan lebih luas terhadap pola pemeliharaan jaringan listrik di wilayah kerja PLN Wilayah Maluku.
Sebagai penyedia layanan kelistrikan, keandalan pasokan bukan hanya soal listrik tetap menyala. Keselamatan infrastruktur dan masyarakat yang berada di sekitar jaringan juga merupakan bagian penting dari pelayanan.
Tiang yang mengalami korosi, keropos atau kerusakan struktural seharusnya menjadi objek inspeksi dan penanganan sebelum berubah menjadi ancaman keselamatan.
Apalagi kawasan permukiman seperti Uritetu memiliki karakter lingkungan yang padat. Infrastruktur kelistrikan yang mengalami penurunan kondisi membutuhkan respons cepat, bukan sekadar menunggu keluhan warga berulang kali.
Warga Minta PLN Bertindak, Bukan Sekadar Memantau
Poli Malioy berharap laporan mengenai kondisi tiang tersebut mendapat perhatian serius dari jajaran PLN di Ambon maupun PLN Wilayah Maluku.
Menurutnya, langkah antisipasi jauh lebih penting daripada menunggu insiden terjadi.
Pertanyaannya kini bukan hanya “kapan tiang itu diperbaiki?”, tetapi juga “berapa banyak infrastruktur serupa yang kondisinya luput dari pemeriksaan?”
Sorotan ini menjadi momentum bagi PLN untuk memperkuat sistem inspeksi jaringan, terutama pada kawasan padat penduduk.
Sebab bagi masyarakat, pelayanan listrik yang baik bukan hanya ketika lampu menyala.
Pelayanan yang benar-benar prima adalah ketika listrik menyala, jaringan aman, dan warga terlindungi dari risiko infrastruktur yang seharusnya dapat dideteksi sejak dini.
Maluku Indomedia mendorong PLN untuk memberikan respons dan penjelasan terbuka terkait kondisi tiang tersebut, termasuk langkah pemeriksaan serta tindak lanjut yang akan dilakukan.
Jangan sampai keselamatan warga baru menjadi prioritas setelah terjadi korban. (MIM-MDO)







