
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON— Kepedulian terhadap dunia pendidikan tidak selalu diukur dari besarnya nominal bantuan, tetapi juga dari nilai inspirasi dan harapan yang ditanamkan kepada generasi muda. Semangat inilah yang ditunjukkan Bank CIMB Niaga Cabang Ambon melalui penyerahan bantuan pendidikan senilai Rp78,5 juta kepada siswa SMP Negeri 7 Kota Ambon.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Pimpinan Bank CIMB Niaga Cabang Ambon, Sam Gasperz, pada Senin (12/10/2026), di halaman apel Balai Kota Ambon, dengan disaksikan jajaran Pemerintah Kota Ambon dan pihak terkait.
Dalam sambutannya, Sam Gasperz menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon, khususnya Wali Kota Ambon, atas dukungan terhadap berbagai program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, terutama di bidang pendidikan.
Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam kegiatan sosial bukan sekadar menjalankan program tanggung jawab sosial, melainkan bagian dari upaya membangun masa depan generasi muda melalui tindakan nyata.
Ia menjelaskan, kepedulian CIMB Niaga terhadap pendidikan di Ambon telah tumbuh melalui sejumlah kegiatan sebelumnya, termasuk program literasi keuangan di SD Negeri 4 dan SD Negeri 6 Ambon.
Pengalaman tersebut menjadi pintu masuk bagi perusahaan untuk memperluas kontribusi kepada sekolah-sekolah lain, termasuk SMP Negeri 7 Ambon yang memiliki karakteristik keberagaman dan toleransi.
Bukan Sekadar Bantuan, tetapi Investasi Mimpi Anak-anak
Sam mengungkapkan, kunjungannya ke SMP Negeri 7 Ambon memberikan kesan tersendiri. Sekolah tersebut dinilainya memiliki nilai penting dalam membangun kehidupan bersama di tengah keberagaman masyarakat.
Ia mengaku semakin terdorong untuk membantu setelah mengetahui jumlah siswa di sekolah itu mencapai sekitar 735 orang. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pertimbangan untuk memperluas dukungan, termasuk melalui bantuan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Bagi Sam, nilai utama dari program tersebut tidak berhenti pada bantuan finansial yang diberikan. Lebih dari itu, kehadiran pihak perbankan di lingkungan sekolah diharapkan dapat membuka wawasan siswa tentang dunia kerja, profesi, serta peluang meraih masa depan yang lebih baik.
Ia mengenang pengalamannya ketika masih duduk di bangku SMP, saat kunjungan pegawai bank ke sekolah pernah menumbuhkan ketertarikannya untuk bekerja di sektor perbankan.
Pengalaman sederhana itu menjadi pengingat bahwa kehadiran seseorang di lingkungan pendidikan dapat meninggalkan kesan mendalam dan memengaruhi cita-cita seorang anak.
“Tujuan kami bukan hanya membantu secara nominal. Kami ingin meninggalkan warisan berupa inspirasi, agar mereka mempunyai keinginan, berani bermimpi, dan mengejar mimpi mereka,” demikian inti pesan yang disampaikannya.
Sam berharap, para siswa SMP Negeri 7 Ambon dapat tumbuh dengan keyakinan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan mewujudkan cita-citanya.
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Dalam sambutannya, Sam juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Ambon, jajaran pemerintah daerah, serta pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha penting untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Perusahaan, kata dia, tidak semestinya hanya berorientasi pada aktivitas bisnis, tetapi juga perlu mengambil bagian dalam pembangunan sosial di daerah tempatnya beroperasi.
Ia turut mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Ambon yang dinilainya memberikan ruang bagi perusahaan untuk berkontribusi melalui program-program kemasyarakatan.
Semangat tersebut sejalan dengan gagasan bahwa pembangunan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk lembaga keuangan, institusi pendidikan, dan masyarakat.
Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Selain menyampaikan komitmen sosial perusahaan, Sam memperkenalkan sejumlah layanan perbankan CIMB Niaga kepada para undangan.
Ia menjelaskan layanan kredit pemilikan rumah, aplikasi perbankan OCTO, serta sejumlah fasilitas transaksi yang ditawarkan kepada nasabah. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan perbankan guna mendukung pengelolaan keuangan yang lebih praktis.
Pengenalan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai akses keuangan formal. Namun, dalam konteks kegiatan di lingkungan pendidikan, pesan yang paling ditekankan adalah pentingnya membangun literasi keuangan dan keberanian generasi muda dalam merencanakan masa depan.
Bagi dunia pendidikan, pemahaman mengenai keuangan, profesi, dan kesempatan kerja merupakan bekal yang semakin relevan di tengah perubahan sosial dan ekonomi.
Kebaikan Kecil, Dampak Besar bagi Masa Depan
Penyerahan bantuan kepada siswa SMP Negeri 7 Ambon menjadi pengingat bahwa kontribusi terhadap pendidikan tidak selalu harus dimulai dari program berskala besar.
Dukungan finansial, penyediaan fasilitas belajar, pengenalan profesi, hingga motivasi untuk berani bermimpi dapat menjadi bagian dari proses membangun generasi yang lebih percaya diri dan berdaya saing.
Meski demikian, keberlanjutan program semacam ini tetap menjadi hal penting. Bantuan yang diberikan perlu berjalan seiring dengan upaya peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan literasi, serta dukungan nyata terhadap kebutuhan siswa dan sekolah.
Sebab, pendidikan bukan sekadar urusan hari ini, melainkan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia Kota Ambon di masa depan.
Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan, harapan untuk menghadirkan kesempatan belajar yang lebih baik bagi anak-anak Ambon dapat terus diperkuat. (MIM-MDO)






