
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON- Semangat perdamaian kembali digaungkan dari jantung pendidikan Kota Ambon. Bertempat di Café Hanna, depan Kampus UIN A.M. Sangadji Ambon, berlangsung kegiatan bertajuk “Bicara Damai Kota Ambon: Cinta Damai Lewat Kamtibmas dan Gerakan Ekonomi Akademisi–Kepemudaan”, yang digagas oleh HIPMI PT bersama Mahasiswa KKN UIN A.M. Sangadji Ambon, Senin (10/11/2025).
Kegiatan ini menjadi ruang “duduk bacarita kamtibmas” antara aparat kepolisian, akademisi, pelaku ekonomi muda, dan masyarakat di lingkar kampus. Hadir sebagai narasumber antara lain Kasat Binmas Polresta Pulau Ambon dan PP. Lease, AKP. Djafar Lessy, S.E, Wakil Rektor II UIN A.M. Sangadji Ambon, perwakilan Dinas Koperasi Kota Ambon, serta wakil pemuda STAIN.
Dalam paparannya, AKP. Djafar Lessy menegaskan pentingnya kemitraan lintas sektor untuk memperkuat stabilitas keamanan di Kota Ambon.
“Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama. Kita harus bergandengan tangan menjaga kenyamanan kota ini. Usulan pemuda tentang pos keamanan permanen akan saya teruskan ke pimpinan. Karena keamanan bukan hanya urusan aparat, tapi juga gerakan sosial masyarakat,” ujarnya.
Djafar juga mengapresiasi peran HIPMI PT dan mahasiswa KKN UIN yang berhasil menghadirkan ruang diskusi damai yang produktif dan edukatif.
“Kegiatan seperti ini adalah momentum membangun silaturahmi, sekaligus bentuk edukasi sosial yang bisa menumbuhkan budaya damai di kalangan muda,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan pemuda STAIN berharap agar Polresta Ambon dapat menindaklanjuti gagasan pembangunan pos-pos keamanan permanen di wilayah STAIN, sebagai langkah preventif mengurangi potensi gesekan sosial.
“Konflik internal antar kelompok pemuda yang masih terjadi di beberapa titik harus disikapi serius. Pos keamanan yang aktif akan membantu memutus mata rantai konflik di sekitar STAIN,” ungkapnya.
Diskusi ini juga menyinggung sinergi antara gerakan ekonomi dan keamanan sosial. Wakil Rektor II UIN A.M. Sangadji menekankan bahwa stabilitas kamtibmas merupakan fondasi tumbuhnya ekonomi kampus dan UMKM mahasiswa, sementara Dinas Koperasi Kota Ambon siap membuka ruang kolaborasi program ekonomi produktif berbasis pemuda.
Kegiatan “Bicara Damai Kota Ambon” menjadi contoh nyata kolaborasi akademisi, aparat, dan pelaku usaha muda dalam menciptakan transformasi sosial dari ruang intelektual menuju tindakan nyata.
Sebagaimana ditegaskan HIPMI PT UIN A.M. Sangadji, gerakan damai tidak hanya tentang keamanan fisik, tetapi juga tentang menumbuhkan mental wirausaha, solidaritas sosial, dan tanggung jawab kolektif menjaga Ambon tetap aman dan produktif.
Dengan semangat “Ambon Cinta Damai, Ambon Berkarya”, kegiatan ini diharapkan menjadi bibit gerakan berkelanjutan bagi generasi muda Maluku dalam menjaga harmoni, membangun ekonomi, dan menebar inspirasi damai dari kampus ke kota. (MIM-CN)






