
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON— Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku terus memacu penyelesaian proyek strategis nasional dan memperketat kesiapsiagaan infrastruktur menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Komitmen itu ditegaskan Kepala BPJN Maluku, Yana Astuti, dalam peringatan Hari Bakti PU ke-80 pada 3 Desember 2025.
Dalam agenda yang dihadiri Kasatker PJN 1 Abdul Hamid Payapo, Kasatker PJN 2 Toce Leuwol, dan Kasatker PJN 3 David, BPJN memaparkan langkah-langkah strategis untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya.
“Percepatan proyek strategis nasional menjadi prioritas. Kami memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target,” tegas Yana.
Siaga Penuh Jelang Libur Panjang
Menghadapi potensi cuaca ekstrem, Yana menginstruksikan seluruh PPK agar standby di titik masing-masing selama masa Nataru. Hal ini penting mengingat sejumlah ruas di Maluku rawan banjir dan longsor.
“Kesiapan peralatan darurat dan pemantauan rutin wajib dilakukan agar jalan nasional tetap aman dan lancar,” ujarnya.
BPJN juga menegaskan komitmen menjalankan Instruksi Presiden terkait percepatan pembangunan jalan daerah sebagai prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Imbauan Keras: Jangan Pasang Atribut di JMP
BPJN kembali mengingatkan agar masyarakat maupun kelompok tertentu tidak memasang atribut, spanduk, atau umbul-umbul di atas jembatan nasional, termasuk Jembatan Merah Putih (JMP), karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Kami berharap ada kesadaran kolektif menjaga fasilitas pemerintah yang digunakan seluruh warga,” tegas Yana.
IMM Maluku Beri Apresiasi
Dukungan datang dari Sekretaris Umum DPD IMM Maluku, Muttaqien Heluth, yang menilai langkah BPJN sebagai bentuk kehadiran negara dalam memastikan keselamatan publik.
“BPJN Maluku tidak hanya fokus pada pembangunan, tetapi juga mitigasi bencana dan keselamatan warga. Ini layanan publik yang harus terus dikawal,” ujar Muttaqien.
IMM juga menyatakan siap berkolaborasi mengedukasi masyarakat agar bersama-sama menjaga infrastruktur nasional.
“Penataan infrastruktur adalah kepentingan bersama. IMM siap menjadi mitra kritis dan konstruktif,” tambahnya.
Dengan penguatan koordinasi, percepatan proyek strategis, serta kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, BPJN Maluku menegaskan harapannya: dukungan penuh masyarakat untuk menjaga kelancaran arus transportasi sepanjang akhir tahun. (MIM-MDO)






