
MALUKU INDOMEDIA.COM, DOBO– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru kembali menunjukkan langkah nyata melalui kegiatan Jumat Bersih yang digelar di sejumlah titik strategis Kota Dobo, Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa penataan kota tidak boleh berhenti pada wacana.
Dipimpin langsung Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, jajaran pimpinan OPD, ASN, serta unsur terkait turun ke lapangan membersihkan jalan utama, area perkantoran, fasilitas umum hingga titik-titik yang selama ini dikenal rawan sampah dan rumput liar.
Tak sekadar menyapu dan mengangkut sampah, aksi ini juga menyasar pembersihan saluran air dan drainase. Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah penyumbatan dan genangan yang berpotensi memicu banjir saat musim hujan.
Di sela kegiatan, Kaidel menegaskan bahwa Jumat Bersih bukan agenda simbolik, melainkan gerakan bersama membangun kesadaran kolektif. Ia menekankan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.
Pemkab Aru juga mengajak warga Kota Dobo untuk aktif menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjadikan kebersihan sebagai budaya sehari-hari.
Gerakan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah ingin menghadirkan wajah Kota Dobo yang lebih tertata dan sehat. Tantangan berikutnya adalah konsistensi dan partisipasi publik—karena kota yang bersih bukan hasil satu hari kerja, melainkan komitmen bersama yang berkelanjutan. (MIM-MDO)







