
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON— Rapat Senat Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) untuk pemilihan Rektor periode 2025–2029 berlangsung dalam suasana demokratis, terbuka, dan penuh harapan. Acara yang digelar di Auditorium UKIM ini dimulai dengan penandatanganan Fakta Integritas oleh para calon, saksi, serta disaksikan oleh 32 anggota senat—menegaskan komitmen menjaga proses yang bersih dan kredibel.
Tiga calon Rektor yang bertarung pada periode ini adalah:
1. Prof. Rachel Iwamony, Ph.D
2. Dr. Steve Gerardo Cristoffel Gasperz, MA
3. Dr. Melkianus Hendrik Pentury, S.Pi, M.Si
Plt. Rektor UKIM, Prof. Dr. Jhon Ruhulessin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya marwah UKIM sebagai lembaga Kristen yang menjunjung nilai integritas dan persaudaraan.
Proses Demokratis dengan 49 Surat Suara
Total 49 surat suara digunakan dalam pemilihan ini. Sesuai tata tertib, 7 suara pertama diberikan oleh Pembina Sinode GPM, kemudian dilanjutkan oleh anggota senat lainnya.
Hasilnya:
Dr. Steve Gasperz — 33 suara
Prof. Rachel Iwamony — 15 suara
Dr. Melkianus Pentury — 1 suara
Dengan kemenangan telak ini, Dr. Steve Gerardo Cristoffel Gasperz, MA resmi ditetapkan sebagai Rektor UKIM 2025–2029.
Rapat ditutup dengan doa penuh syukur yang dipimpin oleh Wakil Ketua I Sinode GPM, Pdt. Ridho Rikumahu.
Dr. Steve: “Ini Peristiwa Iman, Bukan Sekadar Pemilihan”
Usai proses pemilihan, Dr. Steve menyampaikan bahwa kemenangan ini bukan semata soal administrasi organisasi.
“Ini peristiwa iman. Sebagai organisasi Kristen, relasi dan kolaborasi harus tetap dijaga untuk membangun UKIM sebagai kampus berkualitas. Kita akan bekerja bersama semua pihak, termasuk media.”
Pernyataan ini menegaskan arah kepemimpinannya: kolaboratif, relasional, dan transformatif.
FCT: Demokratis, Transparan, dan Tantangan UKIM Nyata di Depan Mata
Ketua Alumni UKIM, Febry Calvin Tetelepta (FCT), yang hadir dalam rapat senat, memberikan apresiasi atas proses pemilihan yang berlangsung jujur dan terbuka.
“Pemilihan hari ini sangat demokratis. Kita sudah menghasilkan rektor baru, saudara Dr. Steve Gasperz. Namun tantangan UKIM ke depan sangat besar.”
FCT menekankan tiga pekerjaan besar:
1. UKIM Harus Naik Kelas
Bersaing di tingkat regional, nasional, dan memperluas kerja sama internasional.
2. Percepatan Pembangunan Kampus UKIM di Suli
Masalah lahan, perizinan, dan progres fisik harus diselesaikan segera agar kapasitas akademik bisa diperluas.
3. Menguatkan Relasi UKIM – Sinode GPM
Sebagai lembaga yang lahir dari gereja, UKIM harus kembali bernafas dengan visi gereja.
“Roh pendirian UKIM ada pada gereja. Ini tugas besar bagi rektor baru.”
FCT juga memberikan apresiasi bagi Prof. Rachel Iwamony, Dr. Melkianus Pentury, serta akademisi lain yang turut berpartisipasi dalam proses pemilihan.
“Semua potensi ini harus dirangkul oleh Dr. Steve dalam kepemimpinan ke depan. UKIM harus melangkah maju di level regional, nasional, dan internasional.” (MIM-MDO)






