
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON – Tanjakan menuju Dusun Taeno, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, berubah menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas, Jumat (30/10/2026) sore. Sebuah mobil truk tangki air bernomor polisi DE 8082 AG dilaporkan gagal menanjak, bergerak mundur, lalu terbalik dan melintang di tengah badan jalan.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIT tersebut mengakibatkan sopir truk, Hadi Waly (52), mengalami patah tulang pada lengan kiri. Sementara kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada sejumlah bagian.
Berdasarkan keterangan saksi La Man (46), sebelum kejadian truk tangki tersebut mengisi air di lokasi pengisian kawasan Dusun Batukoneng, Desa Poka, untuk selanjutnya mengantarkan air ke kawasan pemakaman Cina di Dusun Taeno.
Namun, saat melintasi tanjakan menuju lokasi tujuan, kendaraan diduga tidak memiliki tenaga yang cukup untuk melewati medan jalan yang menanjak.
Dalam situasi tersebut, saksi turun dari kendaraan untuk mencari batu atau benda lain yang dapat digunakan sebagai ganjalan ban agar truk tidak bergerak mundur.
Nahas, upaya tersebut tidak berhasil. Kendaraan kemudian tergelincir dan bergerak mundur menuruni tanjakan.
Melihat situasi yang semakin berbahaya, sopir berupaya membanting setir ke arah kanan untuk menghindari kendaraan terperosok lebih jauh. Akan tetapi, manuver tersebut justru membuat truk kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling dan melintang di tengah badan jalan.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di jalur menuju Dusun Taeno sempat mengalami kemacetan panjang.
POLISI DAN WARGA BERGERAK EVAKUASI
Personel piket Polsek Teluk Ambon tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 17.56 WIT. Petugas langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.
Tidak hanya melakukan pengamanan, personel kepolisian bersama masyarakat sekitar juga bergotong royong mengevakuasi kendaraan yang menghalangi badan jalan.
Sekitar pukul 18.12 WIT, upaya bersama warga dan petugas berhasil memindahkan kendaraan ke sisi jalan sehingga akses lalu lintas yang sebelumnya terganggu secara bertahap kembali normal.
SOPIR ALAMI PATAH LENGAN, TRUK RUSAK
Dalam insiden tersebut, Hadi Waly (52), warga Gunung Malintang Lama, dilaporkan mengalami patah tulang pada lengan kiri.
Sementara kerusakan material pada kendaraan meliputi kaca depan terlepas, tangki bagian atas penyok akibat benturan, kaca samping kiri dan kanan pecah, serta spion kanan patah disertai kerusakan kaca.
Polsek Teluk Ambon telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas, mengumpulkan keterangan saksi dan dokumentasi, hingga berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polresta Ambon.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kondisi geografis dan medan jalan yang menanjak membutuhkan kewaspadaan ekstra, terutama bagi kendaraan berat pengangkut air maupun barang.
Pemeriksaan kelayakan kendaraan, kemampuan pengereman, serta kehati-hatian pengemudi saat melintasi tanjakan menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan. (MIM-MDO)






