
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON- Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Ketua Yayasan Maluku Merah Putih, Bakti Hutomo, mengimbau seluruh elemen masyarakat Maluku untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan penuh sukacita.
Menurut Bakti, Natal dan Tahun Baru bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi momentum refleksi dan penguatan nilai persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Maluku. Ia menegaskan pentingnya menjunjung tinggi toleransi, saling menghormati, serta menjaga keharmonisan antarumat beragama dan sesama anak negeri.
“Maluku memiliki sejarah dan kearifan lokal yang kuat. Jangan biarkan isu provokatif, hoaks, dan informasi yang tidak jelas sumbernya merusak persatuan yang telah kita rawat bersama,” tegas Bakti Hutomo, Rabu (17/12/2025).
Ia mengingatkan masyarakat agar bijak menyaring informasi, terutama yang beredar di media sosial, serta tidak mudah terhasut oleh narasi yang berpotensi memecah belah persaudaraan.
Sebagai mitra pemerintah dan Polri, Bakti menegaskan Yayasan Maluku Merah Putih memiliki komitmen aktif menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah Maluku. Terlebih, yayasan tersebut juga menaungi saudara-saudara eks narapidana terorisme (eks napiter), sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong lingkungan yang aman, damai, dan bebas dari paham kekerasan.
Ia mengajak pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Bakti juga menekankan pentingnya menolak segala bentuk kekerasan, penyalahgunaan minuman keras secara berlebihan, dan tindakan lain yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
“Perayaan Natal dan Tahun Baru seharusnya menjadi ruang mempererat kebersamaan, bukan justru diwarnai tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Lebih jauh, Bakti Hutomo mengajak masyarakat Maluku, khususnya warga Kota Ambon, untuk terus menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal seperti pela gandong dan semangat beta satu rasa sebagai perekat sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia optimistis, dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan, situasi kamtibmas di Maluku akan tetap kondusif.
“Dengan semangat persaudaraan dan nilai budaya Maluku, kita pastikan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita bagi semua,” pungkasnya. (MIM-MDO)







