
MALUKU INDOMEDIA.COM, NUSALAUT– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah melalui Seksi Bimas Kristen melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Pendidikan Dasar Agama (PDA) di Kecamatan Nusalaut, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimas Kristen Kemenag Maluku Tengah bersama Koordinator Pengawas (Korwas) Guru PAK Kabupaten Maluku Tengah, serta didampingi oleh Pengendali Administrasi dan Pengarsipan Seksi Bimas Kristen.
Dalam arahannya, Korwas Guru PAK menekankan pentingnya disiplin administrasi bagi setiap guru sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran. Administrasi yang tertib, menurutnya, bukan sekadar kewajiban formal, tetapi menjadi pedoman sekaligus arah dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas.
“Setiap guru PAK harus memiliki perangkat pembelajaran yang lengkap, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Proses pembelajaran harus dimulai dari kegiatan pendahuluan yang terarah, proses inti yang terstruktur, hingga penilaian yang objektif,” tegas Korwas dalam sesi evaluasi.
Ia juga mengingatkan bahwa kualitas pendidikan agama tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengajar, tetapi juga oleh kedisiplinan guru dalam menyiapkan perangkat pembelajaran seperti TPI serta administrasi pendukung lainnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Kristen Kemenag Maluku Tengah berharap adanya kerja sama yang kuat di antara para guru PAK di wilayah tersebut.
Menurutnya, sinergi antar guru, kepala sekolah, serta Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Nusalaut sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan berkualitas.
“Kerja sama yang baik menjadi kunci peningkatan mutu pendidikan agama Kristen. Guru tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus bersinergi dengan kepala sekolah dan pihak pendidikan lainnya,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilaksanakan pelantikan pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Guru PAK Kecamatan Nusalaut untuk masa bakti 2026–2029.
Pembentukan dan penguatan KKG serta MGMP dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas guru PAK, terutama dalam hal penyelarasan materi ajar serta pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif.
Melalui wadah tersebut, para guru diharapkan dapat saling berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta memastikan keseragaman materi pembelajaran bagi seluruh peserta didik di Kecamatan Nusalaut.
Kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk memastikan mutu pendidikan agama tetap terjaga sekaligus memperkuat profesionalisme guru di tingkat daerah.
Dengan penguatan administrasi, kolaborasi, dan forum profesional seperti KKG dan MGMP, kualitas pendidikan agama Kristen di Nusalaut diharapkan terus meningkat dan mampu membentuk karakter peserta didik yang beriman, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. (MIM-MDO)







