
MALUKU INDOMEDIA.COM, MALRA– Warga Desa Nerong Baru, Kecamatan Kei Besar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di pesisir pantai setempat, Minggu (4/1/2026) pagi.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIT oleh seorang warga bernama Moktar Ngulitubun (40), petani setempat. Saat itu, saksi hendak kembali ke kampung usai buang air besar di sekitar pantai. Namun, ketika menoleh ke arah kanan, ia melihat sesosok tubuh perempuan tergeletak sekitar 10 meter dari lokasi dirinya berdiri.
Terkejut dengan temuan tersebut, saksi segera kembali ke kampung untuk memberitahukan kejadian itu kepada Tamher Refra dan Ical Ngilitubun. Bersama warga lainnya, mereka kembali ke lokasi penemuan mayat.
Informasi tersebut kemudian diteruskan ke aparat. Sekitar pukul 09.31 WIT, Kopda Idul Rajab menghubungi Bripda Juslan Anwar untuk melaporkan adanya penemuan mayat di Pantai Nerong Baru.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Kei Besar Selatan bersama anggota bergerak cepat. Pada pukul 10.30 WIT, pihak kepolisian terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan tenaga medis UPTD Puskesmas Larat. Selanjutnya, pada pukul 11.15 WIT, Kapolsek bersama tim medis tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi, dibantu oleh personel TNI dan masyarakat setempat.
Sekitar pukul 11.50 WIT, dokter Asah Indo melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan, diketahui korban berjenis kelamin perempuan, dengan perkiraan usia 35–40 tahun, tinggi badan sekitar 155 cm, berambut lurus, dan berkulit coklat atau sawo matang.
Korban ditemukan mengenakan baju dalam hijau bermotif bunga coklat tua, baju luar hitam bermotif bunga pada lengan, celana biru muda dengan lis merah di bagian samping paha, kalung manik-manik warna biru, penjepit rambut hitam, serta cincin di jari manis tangan kanan.
Lokasi penemuan mayat diketahui berada di dekat area PT BBA, Desa Nerong Baru. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Kapolsek Kei Besar Selatan memastikan bahwa proses evakuasi dan pemeriksaan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke pihak berwajib.
Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian serta memastikan apakah terdapat unsur pidana di balik peristiwa tersebut.(MIM-YL)





