
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON— Fungsionaris DPD KNPI Maluku, Arif Masbait, melontarkan kritik tajam terhadap ketimpangan yang dirasakan masyarakat Maluku, khususnya terkait kehadiran negara dalam pengelolaan sumber daya alam dan penanganan persoalan yang dihadapi rakyat.
Melalui pernyataannya, Arif menyoroti ironi yang menurutnya masih terjadi di Maluku, ketika kekayaan alam menjadi perhatian banyak pihak, sementara persoalan yang menyangkut keselamatan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat membutuhkan perhatian serius.
“Kalau di tanahmu ada emas, itu milik negara. Tetapi kalau di tanahmu terjadi kebakaran, you matikan sendiri! Ini yang terjadi di Maluku!” tegas Arif Masbait, Selasa (20/10/2026)
Pernyataan tersebut merupakan bentuk kritik terhadap ketimpangan yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, kehadiran negara tidak boleh hanya terlihat ketika sumber daya alam memiliki nilai ekonomi, tetapi juga harus nyata ketika masyarakat menghadapi bencana, kerusakan lingkungan, dan berbagai persoalan sosial.
Negara Harus Hadir untuk Melindungi Rakyat
Arif Masbait menegaskan bahwa masyarakat Maluku memiliki hak untuk menikmati kesejahteraan dari kekayaan alam yang berada di wilayahnya. Karena itu, pengelolaan sumber daya alam harus memperhatikan kepentingan masyarakat, perlindungan lingkungan, serta keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.
Menurutnya, kekayaan alam Maluku tidak boleh hanya dipandang sebagai aset ekonomi, tetapi juga harus menjadi dasar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sebagai alumni Kesehatan Lingkungan Poltekkes Maluku yang kini melanjutkan studi hukum di Universitas Pattimura (Unpatti), Arif menaruh perhatian pada hubungan antara pengelolaan sumber daya alam, perlindungan lingkungan, dan keadilan bagi masyarakat.
Baginya, persoalan lingkungan tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab pemerintah dalam melindungi hak-hak masyarakat. Kehadiran negara harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat, penegakan hukum yang adil, serta penanganan persoalan lingkungan secara bertanggung jawab.
Maluku Bukan Hanya Kaya Sumber Daya Alam
Kritik Arif juga menjadi pengingat bahwa Maluku bukan sekadar wilayah yang kaya akan sumber daya alam, tetapi merupakan tanah kehidupan bagi masyarakat yang berhak mendapatkan perlindungan, keadilan, dan kesejahteraan.
Pengelolaan kekayaan alam harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Jangan sampai masyarakat hanya merasakan dampak kerusakan lingkungan, sementara manfaat ekonomi dari kekayaan alam belum dirasakan secara adil.
Arif menekankan bahwa negara harus hadir secara nyata dalam setiap persoalan rakyat, baik dalam pengelolaan sumber daya alam, penanganan bencana, maupun perlindungan lingkungan hidup.
“Negara harus hadir secara nyata di setiap persoalan rakyat, bukan hanya saat ada hasil buminya saja.”
Pernyataan tersebut menjadi pesan penting bagi seluruh pemangku kepentingan agar menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dalam setiap kebijakan pembangunan di Maluku.
Maluku membutuhkan keadilan, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan. Sebab, kekayaan alam seharusnya menjadi sumber kemakmuran rakyat, bukan sekadar potensi ekonomi yang mengabaikan hak-hak masyarakat.
Arif Masbait Fungsionaris DPD KNPI Maluku, Alumni Kesehatan Lingkungan Poltekkes Maluku dan mahasiswa hukum Universitas Pattimura. (MIM-TL)







