
MALUKU INDOMEDIA.COM. SBB– Prestasi membanggakan kembali lahir dari pelosok Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Di tengah berbagai keterbatasan yang kerap dihadapi sekolah-sekolah di daerah, seorang siswi asal Negeri Saweli, Kecamatan Taniwel, berhasil membuktikan bahwa kualitas dan kecerdasan tidak ditentukan oleh letak geografis.
Adalah Rachel Alexa Kasale, siswi kelas IV SD Negeri Saweli, yang sukses meraih Juara II Utama tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Cerdas Cermat Matematika Nasional kategori E (kelas III dan IV SD) yang diselenggarakan oleh Golden Brain Indonesia.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bukan hanya bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat dan Provinsi Maluku secara keseluruhan.
Kompetisi yang berlangsung secara daring pada 8 Juni 2026 itu diikuti oleh 130 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta diuji melalui 40 soal matematika dengan tingkat kesulitan yang telah disesuaikan dengan kategori lomba.
Yang membuat pencapaian Rachel semakin istimewa adalah kemampuannya menyelesaikan seluruh soal hanya dalam waktu sekitar 21 menit, jauh lebih cepat dibandingkan batas waktu yang diberikan panitia selama 60 menit.
Kecepatan berpikir, ketelitian, dan kemampuan berhitung yang dimiliki Rachel menjadi faktor penting yang mengantarkannya meraih posisi terbaik kedua secara nasional. Hasil kompetisi tersebut kemudian diumumkan secara resmi pada Senin, 15 Juni 2026.
Golden Brain Indonesia sendiri dikenal sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan yang fokus pada pengembangan prestasi akademik siswa. Berbagai kompetisi yang mereka selenggarakan menjadi wadah bagi pelajar Indonesia untuk mengasah kemampuan di bidang sains, matematika, bahasa, dan seni.
Rachel merupakan putri dari pasangan Ferry Kasale dan Dessy Gaspersz. Di lingkungan sekolah, ia dikenal sebagai siswa yang memiliki kemampuan akademik menonjol, khususnya dalam bidang matematika. Bakat tersebut disebut telah terlihat sejak usia dini dan terus berkembang melalui ketekunan belajar serta dukungan keluarga dan guru.
Prestasi Rachel sekaligus menjadi pesan kuat bahwa anak-anak dari wilayah terpencil Maluku mampu bersaing di tingkat nasional apabila mendapatkan kesempatan, dukungan, dan akses pendidikan yang memadai.
Keberhasilan ini juga menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah pendidikan. Di saat banyak perhatian tersita pada pembangunan fisik, prestasi Rachel menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus tetap menjadi prioritas utama.
Dari ruang kelas sederhana di Negeri Saweli, sebuah pesan penting kini menggema ke seluruh Indonesia: anak-anak Maluku mampu bersaing, berprestasi, dan menjadi yang terbaik di tingkat nasional.
Selamat untuk Rachel Alexa Kasale. Prestasimu adalah kebanggaan Saweli, kebanggaan Seram Bagian Barat, dan kebanggaan Maluku. (MIM-MDO)





