
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON— Momentum Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 10–16 Desember 2025 diharapkan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi UMKM Indonesia. Seruan itu datang dari Steven I. Risakotta, SE., SH., MH., C.ME, Ketua PP AMPG, Ketua DPP BAPERA, sekaligus Wakil Ketua Umum DPP AMPI, yang menegaskan pentingnya menjadikan Harbolnas sebagai ruang untuk produk lokal tampil mendunia, bukan sekadar ajang dominasi produk asing.
“Kita dorong agar e-commerce menjual produk ‘Bangga Buatan Indonesia’, bukan sebaliknya. Kolaborasi ekosistem, logistik handal, dan kualitas produk jadi kunci agar transaksi nasional meningkat dan UMKM makin kuat,” tegas Steven dalam pernyataannya, Sabtu (8/11/2025).
Menurutnya, Harbolnas bukan sekadar pesta diskon, tetapi momentum transformasi ekonomi digital di mana pelaku usaha lokal harus memanfaatkan teknologi, inovasi, dan jejaring global. Steven menilai sinergi antara pemerintah, pelaku e-commerce, dan komunitas bisnis akan menciptakan daya saing baru bagi UMKM dari Maluku hingga seluruh Indonesia.
“Kalau bukan kita yang mengangkat karya anak bangsa, siapa lagi? Produk lokal punya nilai, punya cerita, dan punya kualitas. Harbolnas 2025 harus jadi bukti bahwa UMKM bisa jadi tuan di negeri sendiri,” ujarnya tegas.
Langkah ini sejalan dengan semangat nasional “Bangga Buatan Indonesia” yang kini bergeser dari slogan menjadi gerakan nyata. Steven Risakotta berharap Harbolnas tahun ini bukan hanya soal belanja, tetapi juga soal membangun kemandirian ekonomi rakyat yang berkelanjutan dan berkarakter. (MIM-MDO)







