
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON—Menanggapi data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang pertumbuhan ekonomi spasial Triwulan III-2025, Juru Bicara Gubernur Maluku, Kasrul Selang, menegaskan bahwa situasi ekonomi daerah tidak bisa dilihat hanya dari angka kontribusi nasional yang tampak kecil. Menurutnya, ekonomi Maluku justru menunjukkan pergerakan positif dan menggeliat di berbagai sektor.
“Asalamualaikum, ekonomi katong ini justru bergerak nae om. Jangan hanya lihat angka 0,28 persen itu. Di lapangan, aktivitas ekonomi masyarakat meningkat — dari nelayan, UMKM, sampai proyek infrastruktur daerah,” tegas Kasrul Selang kepada MalukuIndomedia.com, Kamis (6/11/2025).
Kasrul menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Maluku sebesar 4,31 persen di Triwulan III adalah indikasi nyata pemulihan ekonomi pasca pandemi dan krisis harga bahan pokok. Ia menilai, kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan menjaga stabilitas harga mulai menunjukkan hasil.
“Ekonomi katong ini bukan stagnan, tapi lagi transformasi. Banyak daerah di Maluku yang kini mulai hidup kembali dengan kegiatan ekonomi produktif. Ini bukti bahwa arah pembangunan kita di jalur yang benar,” tambahnya.
Meski kontribusi Maluku terhadap PDB nasional masih 0,28 persen, pemerintah provinsi optimistis arah ekonomi daerah akan semakin kuat, terutama lewat sektor kelautan, energi, dan pariwisata.
“Angka bukan segalanya. Yang penting masyarakat mulai rasakan perubahannya. Itu yang kami kejar — pertumbuhan yang menyentuh rakyat,” pungkas Kasrul. (MIM-MDO)






