
MALUKU INDOMEDIA.COM. AMBON– Pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela mendapat apresiasi dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Ambon. Namun, organisasi mahasiswa tersebut mengingatkan agar proyek bernilai strategis itu tidak berhenti sebagai seremoni investasi, melainkan benar-benar menjadi pintu masuk lahirnya kesejahteraan bagi masyarakat Maluku.
Ketua Umum PC IMM Kota Ambon, Ahmad Sadam, menegaskan bahwa dimulainya tahapan pembangunan Blok Masela merupakan momentum penting bagi penguatan ketahanan energi nasional sekaligus peluang emas mempercepat pembangunan ekonomi di Provinsi Maluku.
“Groundbreaking ini patut diapresiasi. Tetapi ukuran keberhasilan Blok Masela bukan semata besarnya investasi atau produksi gas, melainkan sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Maluku,” tegas Ahmad Sadam, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, Blok Masela merupakan proyek yang telah lama dinantikan masyarakat Maluku. Karena itu, pemerintah pusat bersama seluruh pemangku kepentingan harus memastikan proyek tersebut menghadirkan dampak nyata melalui terbukanya lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan pelaku usaha lokal, hingga tumbuhnya industri pendukung yang mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.
PC IMM menilai, sebagai daerah penghasil, Maluku tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah besarnya investasi yang masuk. Keterlibatan masyarakat lokal harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan pembangunan proyek.
Selain aspek ekonomi, Ahmad Sadam mengingatkan bahwa pengelolaan Blok Masela harus tetap berpegang pada amanat Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa kekayaan alam dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
“Artinya, manfaat pengelolaan sumber daya alam harus dirasakan secara adil, terutama oleh masyarakat di daerah penghasil. Jangan sampai Maluku hanya menjadi lokasi eksploitasi tanpa memperoleh manfaat yang sepadan,” ujarnya.
PC IMM Kota Ambon juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip good governance dalam pelaksanaan proyek strategis tersebut. Transparansi, akuntabilitas, kepastian hukum, serta partisipasi publik dinilai menjadi syarat mutlak agar proyek berjalan berkelanjutan dan mendapat kepercayaan masyarakat.
Organisasi mahasiswa itu mengajak pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sipil untuk bersama-sama mengawal pembangunan Blok Masela secara kritis dan konstruktif. Sinergi seluruh pihak dinilai penting agar proyek energi terbesar di kawasan timur Indonesia itu tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga menghadirkan pemerataan pembangunan dan menjaga kelestarian lingkungan.
Sebagai organisasi kader, PC IMM Kota Ambon menyatakan siap terus memberikan kontribusi melalui kajian, dialog, dan pengawasan terhadap berbagai kebijakan strategis yang berkaitan dengan pengembangan Blok Masela.
“Blok Masela adalah aset strategis bangsa. Keberhasilannya harus tercermin dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat Maluku. Itulah ukuran keberhasilan pembangunan yang sesungguhnya,” tutup Ahmad Sadam. (MIM-CN)






