
MALUKU INDOMEDIA.COM, Ambon– Puluhan sopir angkutan kota yang tergabung dalam Asosiasi Sopir Angkot Kota Ambon (ASKA) menunjukkan aksi nyata dengan menutup jalan berlubang di kawasan Pasar Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Minggu (24/8/2025).
Dengan peralatan sederhana, mereka menutup lubang jalan sepanjang kurang lebih 130 meter yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan.
Ketua Umum ASKA, Paulus Nikijuluw, menegaskan aksi ini lahir dari rasa kepedulian sopir angkot terhadap keselamatan pengguna jalan. Menurutnya, kondisi jalan Batu merah yang penuh lubang sudah lama disampaikan ke pemerintah, namun hingga kini belum ada respons.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah. Sebagai warga, kami merasa terpanggil untuk ambil bagian. Apalagi sudah beberapa kali kami sampaikan ke Balai Jalan, tapi sampai hari ini belum ada tindakan. Maka kami sendiri turun langsung, karena setiap hari kami dan masyarakat yang paling merasakan dampaknya,” tegas Paulus.
Selain membahayakan pengendara, kerusakan jalan tersebut juga kerap menimbulkan kemacetan. Sopir angkot mengaku prihatin melihat masyarakat terus-terusan dirugikan hanya karena infrastruktur dasar yang tak kunjung diperbaiki.
ASKA berharap aksi sosial ini menjadi alarm bagi pemerintah, khususnya Balai Jalan Nasional, untuk segera melakukan pengaspalan permanen di ruas vital Batu Merah yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat Ambon.
“Kami hanya menutup sementara, tapi solusi sesungguhnya ada di tangan pemerintah. Kami minta segera lakukan perbaikan total, jangan tunggu sampai ada korban jiwa,” tambah Paulus.
Langkah sopir angkot ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa masyarakat tidak boleh pasif ketika pelayanan publik terabaikan. Aksi mereka bukan hanya sekadar menutup lubang jalan, tetapi juga membuka mata banyak pihak tentang arti gotong royong, kepedulian, dan partisipasi warga dalam mengawal kepentingan bersama. (MIM-MDO)