
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON– Aduan warga tak berhenti sebagai laporan. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui PLN UP3 Ambon bergerak cepat mengganti tiang listrik berbahan besi yang kondisinya telah keropos dan nyaris patah di RT 003/RW 004, Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Tiang yang sebelumnya dalam kondisi miring dengan bagian pangkal mengalami korosi parah dinilai berpotensi roboh sewaktu-waktu. Kondisi tersebut bukan hanya mengancam keselamatan warga, tetapi juga berisiko mengganggu keandalan jaringan listrik di kawasan padat penduduk.
Merespons laporan masyarakat, tim teknis PLN diterjunkan ke lokasi dengan dukungan armada truk crane/Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dan kendaraan unit gangguan. Pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan, mulai dari pengamanan lokasi hingga pemindahan jaringan tegangan rendah (JTR) dari tiang lama ke tiang pengganti.
Ketua RT setempat, Poli Malyoi, turut menyampaikan apresiasi atas respons PLN terhadap kondisi tiang yang dinilai membahayakan warga.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa laporan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah potensi gangguan ketenagalistrikan sebelum berubah menjadi persoalan yang lebih besar.
PLN memastikan penggantian dilakukan untuk memperkuat konstruksi jaringan sekaligus menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan di kawasan Uritetu.
Dalam proses pekerjaan, aliran listrik sempat dihentikan sementara demi menjamin keselamatan petugas. Setelah proses pemindahan dan penyambungan jaringan ke tiang baru rampung, pasokan listrik kembali dinormalkan.
Keselamatan Jadi Prioritas
Kasus tiang keropos di Uritetu sekaligus menjadi pengingat bahwa infrastruktur kelistrikan yang berada di lingkungan masyarakat membutuhkan pengawasan bersama. Tiang miring, kabel terkelupas maupun jaringan yang berdekatan dengan pepohonan dapat menjadi potensi bahaya apabila dibiarkan.
PLN mengimbau masyarakat tidak menunggu hingga terjadi tiang roboh atau gangguan listrik untuk menyampaikan laporan. Setiap potensi bahaya ketenagalistrikan dapat segera dilaporkan melalui PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123.
Respons cepat terhadap laporan warga di Uritetu menunjukkan satu hal penting: ketika masyarakat aktif melapor dan operator cepat bertindak, potensi bahaya dapat dicegah sebelum memakan korban. (MIM-MDO)







