
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON — Membawa nama sekolah dan Provinsi Maluku ke panggung nasional bukan perkara sederhana. Dibutuhkan keberanian untuk memulai, ketekunan dalam meneliti, serta semangat untuk terus melangkah meski harus bersaing dengan banyak tim dari berbagai daerah.
Semangat itulah yang kini dibawa Evania Natalia Titioka selaku Ketua Tim bersama Gavriella Nathania Tappangan sebagai Anggota Tim dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).
Perjalanan keduanya bermula dari sebuah langkah kecil: melakukan penelitian dan membawa nama sekolah dalam kompetisi bergengsi di tingkat nasional.
Dari sekian banyak tim yang mengikuti proses seleksi, tim yang mereka wakili berhasil menjadi satu-satunya tim dari Maluku yang lolos ke tingkat nasional OPSI.
Capaian tersebut bukan sekadar prestasi bagi dua siswa tersebut. Lolosnya mereka menjadi gambaran bahwa potensi pelajar Maluku mampu bersaing di tingkat nasional melalui karya, kreativitas dan penelitian.
Kini, perjalanan mereka memasuki tahap akhir. Tim tersebut akan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti tahap nasional OPSI.
Dengan membawa nama sekolah dan Maluku, Evania dan Gavriella menyatakan kesiapan untuk memberikan kemampuan terbaik.
“Dari sekian banyak tim yang mengikuti seleksi, kami berhasil menjadi satu-satunya tim dari Maluku yang lolos ke tingkat nasional. Pencapaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berjuang,” demikian semangat yang disampaikan dalam perjalanan mereka.
Bagi keduanya, hasil akhir bukan satu-satunya ukuran. Kesempatan mencapai tingkat nasional sudah menjadi pengalaman berharga sekaligus pembuktian bahwa kerja keras dalam penelitian dapat membuka ruang bagi pelajar Maluku untuk tampil di panggung yang lebih luas.
Membawa Maluku, Membawa Harapan
Keberangkatan ke Jakarta bukan sekadar perjalanan mengikuti kompetisi. Di baliknya ada nama sekolah, keluarga, guru, serta daerah yang ikut mereka bawa.
Semangat tersebut menjadi penting di tengah kebutuhan untuk terus mendorong budaya penelitian dan inovasi di kalangan pelajar Maluku.
OPSI menjadi salah satu ruang bagi siswa untuk menguji gagasan, membangun kemampuan berpikir kritis, serta menghasilkan karya yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Evania dan Gavriella kini berdiri di titik tersebut—sebagai representasi pelajar Maluku yang berani bermimpi dan berusaha membuktikannya melalui penelitian.
Apa pun hasil yang akan diraih di tingkat nasional, perjalanan mereka telah memberikan satu pesan penting: Maluku memiliki anak-anak muda yang mampu melangkah lebih jauh ketika diberikan ruang, kesempatan dan dukungan.
Kini doa dan dukungan masyarakat Maluku mengiringi perjalanan mereka menuju Jakarta.
Berjuanglah, Evania dan Gavriella. Bawa nama Maluku dengan kepala tegak. Tunjukkan bahwa dari timur Indonesia, gagasan besar juga dapat lahir. (MIM-MDO)






