
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON— Peristiwa tragis terjadi di kawasan eks Bangunan Hotel Monalisa, Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 11.05 WIT.
Sebuah pohon beringin yang tumbuh di atas tembok eks bangunan Hotel Monalisa dilaporkan tumbang bersamaan dengan rubuhnya bagian tembok bangunan tersebut. Peristiwa itu menyebabkan seorang warga, Jemmy Leonard Matapere (51), meninggal dunia setelah tertimpa material dan batang pohon.
Korban diketahui berdomisili di Negeri Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, dan disebut berada di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon mendapat laporan warga untuk melakukan pemotongan pohon yang tumbang.
Namun ketika tiba dan hendak melakukan penanganan, petugas melihat korban berada di bawah timbunan batang, dahan dan ranting pohon.
Petugas Damkar bersama warga kemudian melakukan evakuasi terhadap korban dan membawanya ke rumah warga sekitar untuk mendapatkan penanganan awal.
Sementara itu, saksi lainnya, Mirna Harun (32), mengaku mendengar suara keras dari arah luar rumah sekitar pukul 11.05 WIT.
Anaknya, Najwa, kemudian keluar rumah dan melihat pohon beringin yang tumbuh di atas tembok eks Hotel Monalisa telah tumbang bersamaan dengan tembok bangunan tersebut.
Tak lama kemudian, terdengar informasi dari luar rumah bahwa terdapat seseorang yang tertimpa pohon.
Sekitar pukul 11.20 WIT, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pandan Kasturi bersama petugas Damkar Kota Ambon tiba di lokasi. Petugas dibantu warga melakukan pemotongan dahan dan ranting untuk mengevakuasi korban.
Korban selanjutnya dibawa ke Ruang Jenazah RS Bhayangkara Tantui Ambon sekitar pukul 12.59 WIT menggunakan ambulans milik Masjid Jami’al Ukhuwah Kapaha.
Visum Luar
Hasil pemeriksaan atau visum luar oleh dr. Agatha Aprilia Kilikiky, dokter muda, menemukan sejumlah luka pada tubuh korban.
Di antaranya luka lecet pada bagian atas telapak kaki kanan berukuran sekitar 7×5 sentimeter serta luka lecet pada bagian atas kepala berukuran sekitar 3×3 sentimeter.
Dari pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat benturan benda keras. Namun, lokasi atau posisi pasti benturan belum dapat dipastikan karena pemeriksaan yang dilakukan merupakan visum luar.
Pihak keluarga kemudian mengambil jenazah korban untuk dipulangkan ke rumah duka di kawasan OSM, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, guna disemayamkan.
Informasi warga di sekitar lokasi menyebutkan korban diduga tinggal seorang diri di kawasan dekat kompleks pemakaman Taman Bahagia.
Polisi Turun Tangan
Aparat kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan evakuasi korban, serta membawa jenazah ke RS Bhayangkara Tantui untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak keluarga juga diarahkan untuk membuat surat penolakan autopsi.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena tidak hanya menyangkut tumbangnya pohon, tetapi juga rubuhnya bagian tembok bangunan lama yang berada di kawasan tersebut. (MIM-MDO)






