
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON– Langkah konsolidasi organisasi mulai digencarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ormas Relawan Pragi Indonesia Emas di Maluku. Senin (11/5/2026), jajaran pengurus melakukan silaturahmi politik dan organisasi ke kediaman mantan Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu, di kawasan Halong, Kota Ambon.
Pertemuan itu bukan sekadar kunjungan seremonial. Di balik suasana santai penuh kekeluargaan, pembahasan serius soal penguatan struktur organisasi hingga akar rumput menjadi fokus utama.
DPP Relawan Pragi Indonesia Emas dipimpin langsung Ketua Umum Ruben Sanjaya bersama Sekretaris Jenderal Nona Ailaw Hatapayo dan Angel Huwae. Sementara DPW Maluku turut dihadiri Sekretaris Wilayah beserta jajaran pengurus lainnya.
Dalam diskusi tersebut, perkembangan konsolidasi organisasi di 11 kabupaten/kota di Maluku menjadi perhatian utama. Karel Ralahalu menegaskan, sebuah organisasi yang ingin tumbuh besar dan memiliki legitimasi kuat harus membangun fondasi yang nyata di daerah, bukan hanya sekadar nama tanpa struktur.
“Pembentukan organisasi di daerah harus jelas dan konkret. Harus ada laporan lengkap dari 11 kabupaten/kota di Maluku disertai SK DPD. Itu urgen dan wajib dilaporkan ke pusat,” tegas Karel dalam pertemuan itu.
Mantan Gubernur Maluku dua periode,yang juga salah satu pembina, mengingatkan bahwa konsolidasi organisasi tidak boleh berhenti di tingkat provinsi semata. Menurutnya, Relawan Pragi Indonesia Emas perlu memperluas pembentukan struktur hingga seluruh wilayah Indonesia jika ingin menjadi kekuatan sosial yang diperhitungkan.
Pernyataan Karel dinilai sebagai sinyal penting bahwa ormas-ormas baru di Maluku tidak cukup hanya mengandalkan euforia deklarasi. Konsistensi membangun jaringan kerja nyata dan administrasi yang tertib menjadi kunci keberlangsungan organisasi.
Di tengah dinamika sosial-politik yang terus bergerak, Relawan Pragi Indonesia Emas tampaknya mulai membaca arah permainan: memperkuat basis daerah sebelum melangkah lebih jauh ke panggung nasional.
Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum mempererat komunikasi lintas generasi antara tokoh senior Maluku dengan organisasi yang tengah membangun pengaruh di masyarakat. (MIM-MDO)







