
MALUKU INDOMEDIA.COM, DOBO– Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menegaskan bahwa guru merupakan ujung tombak pendidikan yang berada di garda terdepan dalam membentuk karakter dan kualitas generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kapasitas kepala sekolah dan guru Sekolah Dasar (SD) menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Penegasan tersebut disampaikan Kaidel saat membuka secara resmi kegiatan Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah dan Guru Jenjang Sekolah Dasar di Aula Cendrawasih, Dobo, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, pendidikan pada jenjang SD merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
“Jika fondasinya kokoh, maka bangunan generasi masa depan akan berdiri kuat dan memiliki daya saing tinggi,” tegas Kaidel.
Ia mengatakan, dunia pendidikan saat ini tidak lagi dapat mengandalkan pola pembelajaran konvensional.
Perkembangan teknologi digital, perubahan kurikulum, hingga keberagaman karakter peserta didik menuntut sekolah mampu beradaptasi dengan pendekatan yang lebih inovatif.
“Generasi baru tidak bisa dididik dengan cara-cara lama. Guru harus mampu mengubah ruang kelas menjadi laboratorium pembentukan karakter, sementara materi pelajaran harus menjadi inspirasi bagi peserta didik,” ujarnya.
Kaidel juga menekankan bahwa kepala sekolah bukan sekadar administrator, tetapi pemimpin pembelajaran (instructional leader) yang bertanggung jawab menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, kata Kaidel, berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan.
Namun pembangunan fisik sekolah tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
Karena itu, kegiatan penguatan kapasitas ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik guru, memperkuat kepemimpinan digital serta manajerial kepala sekolah, sekaligus membangun budaya kolaborasi antarpendidik melalui pertukaran praktik-praktik terbaik dalam proses pembelajaran.
Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan pelatihan tersebut sebagai ruang belajar yang produktif, bukan sekadar memenuhi agenda kegiatan.
“Serap ilmu dari para narasumber, diskusikan berbagai persoalan yang dihadapi di sekolah, lalu kembali membawa semangat dan inovasi baru. Perubahan besar di Kabupaten Kepulauan Aru selalu dimulai dari perubahan kecil yang konsisten di ruang kelas,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Kaidel mengajak seluruh kepala sekolah dan guru memperkuat sinergi dalam membangun kualitas pendidikan di Kepulauan Aru.
“Investasi terbaik yang dapat kita wariskan kepada generasi penerus adalah pendidikan yang berkualitas. Karena itu, mari kita jadikan kegiatan ini sebagai langkah nyata memperkuat kerja sama demi masa depan anak-anak Aru dan kemajuan daerah,” pungkasnya. (MIM-REDAKSI)







