
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON — Tangisan seorang bayi memecah kesunyian dini hari di kawasan Jalan Anthony Rebok, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (4/9/2026).
Seorang bayi perempuan ditemukan di dalam sebuah kardus yang diletakkan di atas trotoar tepat di depan Rumah Makan Rasa Gurih. Kondisi bayi saat ditemukan masih memiliki tali pusat dan tidak dibungkus kain.
Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 02.35 WIT dan sontak mengundang perhatian warga di sekitar lokasi.
Informasi yang dihimpun MalukuIndoMedia.com, bayi pertama kali diketahui setelah Muhammad Al Iksan, penjaga kios 24 jam di kawasan tersebut, mendengar suara tangisan bayi sekitar pukul 02.30 WIT.
Saat itu, Al Iksan bersama dua rekannya berada di depan kios. Karena khawatir dan belum mengetahui sumber suara, ia kemudian memberitahukan hal tersebut kepada M. Syaiful Parham yang baru tiba di Rumah Makan Rasa Gurih.
Syaiful kemudian mendatangi sumber suara. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati seorang bayi perempuan berada di dalam kardus di atas trotoar.
Alih-alih membiarkan bayi itu dalam kondisi tersebut, Syaiful mengambil langkah cepat dengan membawa bayi ke Markas Polresta Ambon untuk mendapatkan pertolongan.
Sementara itu, Al Iksan sempat mendatangi Pos Pengamanan Tugu Trikora untuk melaporkan penemuan tersebut. Petugas kemudian mengarahkannya menghubungi layanan darurat Kepolisian melalui Call Center 110.
Sekitar pukul 02.42 WIT, personel piket Polsek Sirimau bersama personel Intelkam Polresta Ambon tiba di lokasi. Namun, bayi telah dibawa dari tempat tersebut oleh Syaiful.
Lima menit kemudian, sekitar pukul 02.45 WIT, personel SPKT Polresta Ambon menerima kedatangan Syaiful yang membawa bayi tersebut.
Petugas kemudian langsung membawa bayi ke Rumah Sakit Alfatah Ambon untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis.
Sekitar pukul 02.50 WIT, personel piket Polsek Sirimau juga mendatangi RS Alfatah setelah memperoleh informasi dari warga bahwa bayi telah berada di rumah sakit.
Kondisi Bayi Sehat
Hasil pemeriksaan dokter RS Alfatah menunjukkan kondisi bayi dalam keadaan sehat. Bayi perempuan tersebut memiliki panjang 49,1 sentimeter dengan berat 2,920 kilogram.
Hingga Jumat, bayi masih berada di RS Alfatah untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara kondisi di lokasi penemuan maupun rumah sakit dilaporkan aman dan terkendali.
Bukan Sekadar Temuan, Ada Pertanyaan Besar
Di balik kondisi bayi yang kini mendapat perawatan, peristiwa ini menyisakan pertanyaan serius: siapa yang meninggalkan bayi tersebut dan apa yang terjadi sebelum bayi ditemukan di atas trotoar?
Informasi awal menyebut bayi diduga ditinggalkan oleh orang tua atau pihak tertentu. Namun, identitas serta motif orang yang meninggalkan bayi tersebut belum diketahui.
Karena itu, fakta mengenai siapa yang bertanggung jawab masih menjadi bagian dari proses penelusuran aparat kepolisian.
Yang pasti, tangisan bayi pada pukul 02.30 WIT telah menjadi alarm kemanusiaan di tengah malam Kota Ambon.
Seorang bayi yang seharusnya berada dalam dekapan dan perlindungan, justru ditemukan seorang diri di dalam kardus.
Kini, keselamatan bayi menjadi prioritas. Sedangkan misteri siapa yang meninggalkannya menjadi pekerjaan rumah bagi aparat penegak hukum untuk mengungkapnya secara terang dan berdasarkan fakta. (MIM-MDO)







