
MALUKUINDOMEDIA.COM, ACEH– Pengabdian kepada masyarakat tak berhenti ketika masa dinas berakhir. Semangat itulah yang kini ditunjukkan mantan Kapolres Aceh Utara dan mantan Kapolres Merauke, AKBP (Purn) Ir. Untung Sangadji, MH, yang memilih mengabdikan masa pensiunnya melalui pembangunan kawasan wisata bahari berbasis pelestarian lingkungan di Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara.
Di atas lahan seluas lebih dari enam hektare yang mencakup kawasan pantai dan danau alami, Untung mulai merealisasikan visi besarnya menjadikan wilayah pesisir Seunuddon sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga mengedepankan keberlanjutan lingkungan.
Sejumlah fasilitas dasar telah dibangun, mulai dari sumber air bersih, toilet umum, akses jalan menuju pantai dan permukiman, area parkir, hingga kafe yang menghadap danau. Di tengah danau seluas sekitar 2,3 hektare itu, juga dirancang pembangunan lima bungalo berbentuk bintang yang akan menjadi pusat wisata kuliner dan tempat beristirahat bagi pengunjung.
Keunikan kawasan tersebut terletak pada keberadaan sumber air tawar yang sangat jernih di tepi pantai dengan kualitas air yang diklaim memiliki tingkat TDS rendah dan pH yang baik. Potensi tersebut dinilai dapat mendukung pengembangan wisata sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
Namun pembangunan fisik bukan menjadi satu-satunya perhatian mantan perwira Polri tersebut.
Konservasi Jadi Fondasi Pengembangan Wisata
Untung menjadikan pelestarian lingkungan sebagai fondasi utama pengembangan kawasan. Ribuan pohon telah ditanam untuk memperkuat garis pantai sekaligus mengurangi ancaman abrasi.
Program penghijauan yang dijalankan meliputi penanaman sekitar 15.000 pohon cemara, 10.000 pohon ketapang, serta 5.000 pohon lainnya yang dirawat secara berkala. Selain itu, ratusan bibit kenari asal Ambon juga ikut dibudidayakan sebagai bagian dari diversifikasi vegetasi kawasan.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata dapat berjalan beriringan dengan upaya konservasi alam apabila dirancang secara berkelanjutan.
Melanjutkan Pengabdian Setelah Pensiun
Komitmen Untung terhadap pesisir Seunuddon sebenarnya telah dimulai sejak masih aktif menjabat sebagai Kapolres Aceh Utara pada 2016. Saat itu, ia dikenal berhasil menginisiasi penataan kawasan pantai yang sebelumnya kumuh menjadi lebih bersih dan menarik perhatian wisatawan.
Semangat itu kini terus dilanjutkan melalui berbagai kegiatan sosial seperti aksi bersih pantai, pasar, rumah ibadah, hingga gerakan penanaman pohon yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Dalam menjalankan program konservasi tersebut, Untung juga menggandeng komunitas Vespa Indonesia dari berbagai daerah sebagai bentuk kolaborasi menjaga lingkungan pesisir.
Inspirasi Daerah Pesisir
Model pembangunan yang menggabungkan wisata bahari, pemberdayaan masyarakat, dan konservasi lingkungan dinilai dapat menjadi inspirasi bagi banyak daerah pesisir di Indonesia, termasuk wilayah kepulauan seperti Maluku yang memiliki kekayaan pantai dan laut sangat besar.
Pembangunan kawasan wisata yang tetap menjaga keseimbangan ekologi menjadi contoh bahwa investasi sektor pariwisata tidak harus mengorbankan lingkungan, melainkan justru dapat menjadi instrumen untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir.
Dengan pendekatan tersebut, pengabdian Untung Sangadji menjadi bukti bahwa masa pensiun bukan akhir dari pelayanan kepada masyarakat, melainkan awal untuk meninggalkan warisan yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang. (MIM-MDO)





