
MALUKUINDOMEDIA.COM, TUAL— Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kota Tual menyatakan dukungan penuh terhadap rangkaian Pra Muktamar ICMI VIII Tahun 2026 yang berlangsung di Maluku.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua Umum Pemuda ICMI Kota Tual, Fikri Tamher, S.Kom., M.M.S.I., sekaligus menyambut kedatangan Ketua Umum Majelis Pimpinan Pusat ICMI, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., bersama rombongan di Maluku, Bumi Raja-Raja.
Pra Muktamar yang digelar di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (7/8/2026), dinilai bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum penting untuk menguji sejauh mana gagasan besar ICMI mampu diterjemahkan menjadi solusi nyata bagi persoalan pembangunan di daerah kepulauan.
Fikri mengatakan, rangkaian Pra Muktamar menjadi bagian penting menuju Muktamar ICMI VIII yang dijadwalkan berlangsung pada 4–7 Desember 2026 di Ambon.
«“Sebagai rangkaian menuju puncak muktamar, ICMI Maluku telah menyiapkan sejumlah kegiatan pra-muktamar di beberapa daerah. Ini menunjukkan keseriusan ICMI dalam memberi kontribusi pemikiran untuk pembangunan daerah,” ujar Fikri di Tual, Jumat (7/8/2026).»
Ketahanan Pangan hingga Konektivitas
Menurut Fikri, pilihan tema Pra Muktamar memiliki relevansi kuat dengan karakter geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan.
Pada Agustus, agenda Pra Muktamar dipusatkan di Seram Bagian Barat dengan mengangkat isu ketahanan pangan. Sementara pada September mendatang, rangkaian kegiatan akan bergerak ke Maluku Tenggara dan Kota Tual dengan fokus pada isu konektivitas.
Dua isu tersebut dinilai saling berkaitan
Ketahanan pangan tidak cukup hanya berbicara mengenai produksi. Bagi daerah kepulauan, persoalan distribusi, transportasi, biaya logistik, akses pasar hingga konektivitas antarpulau menjadi mata rantai yang menentukan apakah hasil produksi masyarakat benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan.
Karena itu, tema besar “Membangun Konektivitas, Memperkuat Ketahanan Pangan dalam Perspektif Provinsi Kepulauan” diharapkan tidak berhenti sebagai diskursus akademik, tetapi menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan.
«“Dengan mengusung tema besar Membangun Konektivitas, Memperkuat Ketahanan Pangan dalam Perspektif Provinsi Kepulauan, kami berharap forum ini dapat melahirkan rekomendasi strategis dan solusi konkret untuk menjawab tantangan di wilayah kepulauan,” kata Fikri.»
Pemuda ICMI Tual Siap Terlibat
Fikri menegaskan, Pemuda ICMI Kota Tual siap mengambil bagian aktif dalam rangkaian Pra Muktamar, terutama pada agenda yang akan berlangsung di Maluku Tenggara dan Kota Tual pada September 2026.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda penting agar pembahasan pembangunan tidak hanya bertumpu pada perspektif pemerintah maupun kalangan akademisi, tetapi juga menyerap gagasan generasi muda yang hidup langsung di tengah realitas kepulauan.
Dukungan tersebut sekaligus menjadi harapan agar ICMI mampu menempatkan diri sebagai ruang strategis untuk mempertemukan gagasan intelektual, kebutuhan masyarakat, inovasi, dan kebijakan pembangunan.
“Kami berharap Pra Muktamar berjalan lancar dan sukses, serta mampu memperkuat peran ICMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah,” pungkas Fikri.
Bagi Maluku, agenda ini menjadi relevan karena persoalan konektivitas dan pangan masih menjadi pekerjaan besar yang tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan sektoral semata.
Forum Pra Muktamar karenanya ditantang untuk menghasilkan sesuatu yang lebih konkret: bukan hanya rekomendasi yang berakhir di atas meja, tetapi gagasan yang mampu menjawab realitas masyarakat kepulauan dari pulau ke pulau. (MIM-CN)






