
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON— PT Bank CIMB Niaga Cabang Ambon memperkuat komitmennya dalam membangun generasi muda yang cerdas finansial melalui program CIMB Niaga Goes to School 2026 di SMP Negeri 7 Ambon, Kamis (22/10/2026).
Mengusung tema “Ayo Menabung dan Berbagi”, kegiatan yang melibatkan 735 siswa tersebut menjadi langkah nyata CIMB Niaga dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan sekaligus menanamkan kebiasaan menabung sejak usia sekolah.
Program ini juga mendapat dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya pelajar, terhadap pengelolaan keuangan yang sehat dan bertanggung jawab
Melalui kegiatan ini, CIMB Niaga tidak hanya memperkenalkan manfaat menabung, tetapi juga mendorong para siswa memahami pentingnya mengatur uang saku, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengenali risiko penggunaan layanan keuangan di era digital.
Dorong Kebiasaan Menabung Melalui Simpanan Pelajar
Salah satu fokus utama program CIMB Niaga Goes to School 2026 adalah mendorong kepemilikan rekening melalui produk Simpanan Pelajar (SimPel).
Berdasarkan informasi pada materi kegiatan, program ini menargetkan akuisisi 735 rekening SimPel bagi para siswa SMP Negeri 7 Ambon. CIMB Niaga juga mencantumkan dukungan donasi setoran awal sebesar Rp100.000 per siswa.
Inisiatif tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi pelajar untuk mengenal layanan perbankan formal sejak dini sekaligus membangun kebiasaan menyisihkan sebagian uang saku untuk kebutuhan masa depan.
Menabung bukan hanya persoalan menyimpan uang, melainkan juga latihan kedisiplinan, perencanaan, dan tanggung jawab dalam mengambil keputusan keuangan.
Dengan memiliki rekening tabungan, para siswa diharapkan mulai memahami bahwa uang yang dikelola secara bijak dapat membantu mempersiapkan kebutuhan pendidikan maupun keperluan lain yang direncanakan.
Literasi Keuangan Jadi Bekal Menghadapi Era Digital
Perkembangan teknologi membuat transaksi keuangan semakin mudah dilakukan. Namun, kemudahan tersebut juga membawa tantangan, mulai dari perilaku konsumtif hingga risiko penyalahgunaan data pribadi.
Karena itu, edukasi keuangan kepada pelajar menjadi semakin penting. Siswa tidak cukup hanya mengetahui cara menabung, tetapi juga perlu memahami cara menggunakan layanan keuangan secara aman, mengenali risiko, serta menjaga kerahasiaan informasi pribadi.
Perwakilan OJK Provinsi Maluku, Rofel Ayal, dalam sambutannya menekankan bahwa peningkatan inklusi keuangan harus disertai penguatan literasi.
Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dikutip dalam sambutan tersebut, indeks literasi keuangan Provinsi Maluku tercatat sebesar 63,87 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 87,57 persen.
Data tersebut menunjukkan pentingnya memastikan masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap produk keuangan, tetapi juga memahami manfaat, risiko, dan cara penggunaannya secara tepat.
Melalui kolaborasi bersama OJK dan institusi pendidikan, CIMB Niaga turut mengambil bagian dalam memperkenalkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan kepada generasi muda.
Kolaborasi untuk Generasi Muda Maluku
Dukungan terhadap program ini juga disampaikan Pemerintah Kota Ambon melalui sambutan Wali Kota yang dibacakan oleh perwakilan pemerintah kota. Wali Kota tidak dapat hadir karena agenda kedinasan di Jakarta.
Pemerintah menilai pembiasaan menabung dan pemahaman keuangan merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Kebiasaan tersebut dapat membantu pelajar merencanakan kebutuhan, mengendalikan pengeluaran, dan mempersiapkan masa depan dengan lebih baik.
Kepala SMP Negeri 7 Ambon, Anton Anakota, bersama unsur pendidikan dan pengawas sekolah turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Apresiasi juga disampaikan kepada manajemen CIMB Niaga Cabang Ambon, khususnya Branch Manager Sam Gasperz, atas dukungan terhadap pelaksanaan edukasi keuangan yang menyasar langsung kalangan pelajar.
Sinergi antara perbankan, OJK, pemerintah daerah, dan sekolah diharapkan mampu memperluas jangkauan literasi keuangan serta menjadikan budaya menabung sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari siswa.
CIMB Niaga dan Investasi Kebiasaan Baik Sejak Sekolah
Program CIMB Niaga Goes to School 2026 menegaskan bahwa edukasi keuangan perlu dibangun melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Menyisihkan uang saku, menentukan prioritas belanja, menggunakan rekening secara bijak, dan menjaga keamanan data pribadi merupakan kebiasaan dasar yang dapat membentuk perilaku finansial sehat.
Bagi 735 siswa SMP Negeri 7 Ambon, program ini menjadi kesempatan untuk mengenal dunia perbankan sekaligus memahami bahwa keputusan keuangan hari ini dapat memengaruhi kebutuhan mereka pada masa mendatang.
Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah rekening yang dibuka atau siswa yang mengikuti kegiatan, tetapi juga oleh kemampuan peserta menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan dukungan CIMB Niaga, OJK, pemerintah, sekolah, dan keluarga, edukasi keuangan diharapkan berkembang menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.
Melalui CIMB Niaga Goes to School 2026, menabung sejak dini bukan sekadar menyimpan uang, melainkan membangun kedisiplinan dan menyiapkan generasi muda Maluku agar lebih mandiri, cerdas, serta bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. (MIM-MDO)







