
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON– Wacana bergabungnya tokoh Maluku, Febry Calvin Tetelepta (FCT), ke Partai Solidaritas Indonesia terus menjadi perbincangan hangat di berbagai ruang publik dan grup media sosial. Sejumlah warga bahkan mulai menyuarakan dukungan terbuka terhadap figur yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai agenda pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Maluku.
Pantauan MALUKU INDOMEDIA.COM pada sejumlah forum diskusi publik menunjukkan beragam tanggapan terkait peluang FCT memimpin PSI Maluku. Sebagian masyarakat menilai kehadiran FCT dapat menjadi energi baru bagi partai tersebut dalam menghadapi dinamika politik daerah yang semakin kompetitif.
Dalam sejumlah percakapan yang beredar, muncul pandangan bahwa FCT masih memiliki daya tarik politik yang kuat di tengah masyarakat. Bahkan, ada yang meyakini bahwa figur tersebut mampu membangun kekuatan politik baru jika mendapat dukungan penuh dari struktur partai.
“Maluku membutuhkan figur yang mampu menyatukan gagasan dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat,” tulis salah satu peserta diskusi yang ikut menanggapi isu tersebut.
Tak sedikit pula yang menilai langkah politik FCT merupakan hak pribadi sebagai warga negara. Mereka berpendapat bahwa perpindahan atau pilihan politik seorang tokoh merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dihormati.
Di sisi lain, muncul pula pandangan kritis yang mengingatkan bahwa tantangan terbesar bukan sekadar mendapatkan kendaraan politik, melainkan bagaimana meyakinkan masyarakat bahwa visi dan program yang ditawarkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan rakyat Maluku.
Pengamat politik menilai, jika benar FCT dipercaya memimpin PSI Maluku, maka partai berlambang gajah itu berpotensi mendapatkan efek elektoral yang cukup signifikan. Selain memiliki jaringan luas, FCT juga dinilai mempunyai basis dukungan yang masih diperhitungkan di sejumlah wilayah strategis.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PSI maupun FCT terkait kabar penunjukan tersebut. Seluruh informasi yang beredar masih sebatas spekulasi politik yang berkembang di ruang publik.
Yang pasti, menguatnya dukungan masyarakat terhadap FCT menunjukkan bahwa namanya masih menjadi salah satu figur yang diperhitungkan dalam peta politik Maluku ke depan. (MIM-MDO)







