
MALUKU INDOMEDIA.COM, DOBO– Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, turun langsung memimpin upaya pemulihan suasana pascakonflik antarpemuda yang melibatkan warga Kompleks Laser, Besi Tua, dan Kampis di Kota Dobo. Melalui kegiatan doa bersama yang digelar Kamis (6/8/2026), pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat mengakhiri ketegangan dan memperkuat kembali ikatan persaudaraan.
Doa bersama dilaksanakan di sejumlah titik yang sebelumnya terdampak konflik sebagai simbol rekonsiliasi dan komitmen bersama menjaga kedamaian di Bumi Jargaria.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat,
tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga dari ketiga kompleks. Suasana berlangsung khidmat dengan doa yang dipimpin Ketua Majelis Jemaat Kota Dobo, Pdt. Lokolo, S.Th.
Dalam sambutannya, Bupati Timotius Kaidel menegaskan bahwa setiap perbedaan tidak boleh berkembang menjadi konflik yang mengancam persatuan masyarakat. Ia mengajak seluruh warga, khususnya generasi muda, menjadikan insiden tersebut sebagai pelajaran agar tidak kembali terulang.
“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai merusak persatuan dan persaudaraan yang selama ini kita bangun bersama. Mari menjaga kedamaian demi masa depan Kepulauan Aru yang aman, harmonis, dan sejahtera,” tegas Kaidel.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar maupun tindakan-tindakan yang dapat memicu konflik baru. Menurutnya, penyelesaian setiap persoalan harus mengedepankan dialog, musyawarah, serta semangat saling menghormati.
Dalam kesempatan itu, Kaidel menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang telah berperan aktif menenangkan situasi hingga kondisi keamanan kembali kondusif.
Ia menilai sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah, terutama di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan Kabupaten Kepulauan Aru.
Doa bersama tersebut menjadi momentum rekonsiliasi sekaligus penegasan bahwa perdamaian merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru berharap seluruh masyarakat terus memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif. (MIM-REDAKSI)




