
MALUKU INDOMEDIA.COM, AMBON— Sejumlah penumpang penerbangan Batik Air yang seharusnya melanjutkan perjalanan dari Jakarta menuju Sorong, Papua Barat Daya, dilaporkan terlantar di Bandara Pattimura Ambon setelah penerbangan mengalami perubahan akibat kondisi cuaca.
Berdasarkan keterangan salah satu penumpang, penerbangan dari Jakarta menuju Sorong sebelumnya dijadwalkan transit di Ambon. Namun, setelah mempertimbangkan kondisi cuaca di Sorong, penerbangan tersebut disebut tidak dapat melanjutkan perjalanan sesuai rencana.
“Dari Jakarta tujuan Sorong, transitnya di Ambon dulu. Setelah itu saya pikir bisa landing di Sorong. Akhirnya pesawat divert ke Ambon,” ujar penumpang tersebut dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026)
Penumpang mengaku situasi semakin memanas setelah penerbangan dibatalkan, sementara para penumpang disebut tidak mendapatkan fasilitas penginapan maupun makanan.
Kondisi tersebut membuat sejumlah penumpang memilih bertahan dan beristirahat di area lantai dua Bandara Pattimura Ambon.
“Diterlantarkan, tanpa ada penginapan dan makan,” ungkap sumber tersebut.
Menurut keterangan penumpang, kondisi itu bahkan sempat memicu kemarahan sejumlah penumpang yang merasa tidak mendapatkan kepastian mengenai penanganan mereka setelah penerbangan dibatalkan.
“Orang mengamuk karena akhirnya tidak diberikan penginapan,” katanya.
Belum diketahui secara pasti berapa jumlah penumpang yang terdampak serta bagaimana mekanisme penanganan yang diberikan pihak maskapai kepada para penumpang.
Informasi sementara menyebut penerbangan tersebut merupakan bagian dari jaringan penerbangan Lion Group, sementara maskapai yang disebut dalam keterangan penumpang adalah Batik Air.
MalukuIndomedia.com masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak Batik Air/Lion Group terkait alasan pembatalan atau pengalihan penerbangan, hak dan fasilitas yang diberikan kepada penumpang, serta kepastian jadwal keberangkatan selanjutnya.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kepastian pelayanan terhadap penumpang ketika terjadi gangguan penerbangan akibat faktor cuaca. Kondisi cuaca memang berada di luar kendali maskapai, namun informasi yang jelas dan penanganan penumpang tetap menjadi bagian penting dalam pelayanan penerbangan. (MIM-MDO)





