
MALUKU INDOMEDIA.COM, JAKARTA– Kejutan besar datang dari Bank Indonesia. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri tersebut telah diterima Presiden RI dan diumumkan secara resmi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Senin (27/7/2026).
Sesuai mekanisme dalam Undang-Undang Bank Indonesia, posisi Gubernur BI untuk sementara langsung dijabat oleh Deputi Gubernur Senior, Destry Damayanti, hingga proses penetapan gubernur definitif dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemerintah telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo sehari sebelumnya dan akan segera memproses penetapan pemberhentiannya berdasarkan regulasi yang berlaku. Alasan pengunduran diri disebut karena hal pribadi, tanpa penjelasan lebih lanjut.
Momentum yang Mengundang Perhatian
Pengunduran diri ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Perry Warjiyo menjadi sorotan publik dan DPR menyusul pelemahan nilai tukar rupiah. Saat itu, sejumlah anggota Komisi XI DPR bahkan sempat meminta Perry mempertimbangkan mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kondisi ekonomi nasional.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang mengaitkan pengunduran diri tersebut dengan dinamika ekonomi ataupun tekanan politik. Pemerintah menegaskan alasan yang disampaikan adalah murni urusan pribadi.
Dampak yang Patut Dicermati
Pergantian pucuk pimpinan Bank Indonesia diperkirakan akan menjadi perhatian pelaku pasar, investor, dan dunia usaha. Sebagai bank sentral, BI memegang peran strategis dalam menjaga stabilitas rupiah, mengendalikan inflasi, mengatur suku bunga, hingga memastikan stabilitas sistem keuangan nasional.
Pasar kini menanti langkah dan arah kebijakan Destry Damayanti sebagai pejabat sementara Gubernur BI, sekaligus menunggu keputusan Presiden terkait calon gubernur definitif.
MalukuIndoMedia.com akan terus mengikuti perkembangan pengunduran diri Perry Warjiyo beserta dampaknya terhadap perekonomian nasional dan daerah secara aktual, tajam, dan terpercaya. (MIM-MDO)







