
MALUKU INDOMEDIA.COM, DOBO — Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kepulauan Aru periode 2026–2031 resmi dilantik. Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohammad Djumpa, M.Si., menegaskan bahwa pelantikan tersebut harus menjadi titik awal untuk menghadirkan olahraga yang benar-benar hidup di tengah masyarakat.
Dorongan itu disampaikan Djumpa saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pelantikan pengurus KORMI Kabupaten Kepulauan Aru di Café Gospel Dobo, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, KORMI memiliki ruang strategis dalam membangun budaya olahraga masyarakat melalui aktivitas rekreasi, kebugaran, kesehatan, hingga pelestarian olahraga tradisional.
“Pada momen ini, saya mendorong pengurus KORMI yang baru agar memasyarakatkan olahraga rekreasi dan tradisional, sehingga tingkat kebugaran serta kesehatan warga menjadi meningkat untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Djumpa.
Bukan Sekadar Organisasi, KORMI Diminta Menyentuh Masyarakat
Djumpa menegaskan, KORMI memiliki karakter dan orientasi yang berbeda dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Jika KONI lebih berorientasi pada pembinaan olahraga prestasi dan atlet untuk berkompetisi, KORMI hadir dengan fokus pada olahraga masyarakat yang mengedepankan kesehatan, kebugaran, kegembiraan sekaligus pelestarian nilai-nilai budaya.
Karena itu, pengurus KORMI Aru dituntut menyusun program yang tidak berhenti pada agenda organisasi, tetapi benar-benar menjangkau masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, kata Djumpa, berkomitmen memberikan dukungan terhadap program kerja KORMI ke depan.
Ia juga mendorong KORMI membangun kolaborasi dengan berbagai induk organisasi olahraga, komunitas lokal, sekolah, karang taruna hingga pihak swasta.
“Melalui kegiatan olahraga masyarakat, energi generasi muda dapat diarahkan secara berjenjang kepada kegiatan yang positif dan produktif. Ini juga menjadi salah satu upaya untuk menekan angka kriminalitas maupun perilaku negatif di tengah masyarakat,” jelasnya.
Olahraga Tradisional Jangan Hilang di Tengah Modernisasi
Menurut Djumpa, olahraga masyarakat tidak hanya berbicara mengenai aktivitas fisik. Di dalamnya terdapat ruang untuk memperkuat interaksi sosial sekaligus mempertahankan identitas dan nilai budaya lokal.
Karena itu, berbagai olahraga tradisional, olahraga kesehatan dan olahraga kebugaran perlu terus diperkenalkan dan dikembangkan agar tidak kehilangan tempat di tengah perubahan zaman.
KORMI Aru diharapkan mampu menggerakkan berbagai potensi tersebut dengan melibatkan sebanyak mungkin elemen masyarakat.
“Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin besar pula ruang bagi olahraga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” demikian arahannya.
Dari FORKAB hingga FORNAS, Aru Didorong Naik Kelas
Tak berhenti pada aktivitas di tingkat lokal, KORMI Kabupaten Kepulauan Aru juga didorong meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai ajang olahraga masyarakat secara berjenjang.
Mulai dari Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten (FORKAB), Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV), hingga Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS).
Bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, ajang tersebut bukan semata-mata arena kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan potensi masyarakat sekaligus membawa nama daerah ke tingkat provinsi maupun nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Djumpa menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KORMI Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, bersama jajaran yang hadir dalam pelantikan.
Ia berharap dukungan dan pembinaan dari KORMI Provinsi Maluku terus diberikan kepada KORMI Kabupaten Kepulauan Aru agar program olahraga masyarakat dapat berjalan secara terarah dan berjenjang.
Kepada pengurus KORMI Kabupaten Kepulauan Aru periode 2026–2031 yang baru dilantik, Djumpa menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan amanah organisasi.
“Semoga pengurus KORMI yang baru dapat menjalankan tugas dan pengabdian dengan amanah demi peningkatan kesehatan masyarakat dan keberlanjutan olahraga di tengah masyarakat, sehingga Kabupaten Kepulauan Aru menjadi lebih baik,” harapnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK beserta organisasi perempuan, Plh. Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, asisten Sekda, pimpinan OPD teknis, Ketua Umum KONI, para pembina KORMI serta para ketua Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Kabupaten Kepulauan Aru.
Bagi kepengurusan baru KORMI Aru, tantangannya kini bukan lagi sekadar menjalankan roda organisasi. Ukuran keberhasilannya akan terlihat dari seberapa jauh olahraga rekreasi dan tradisional benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kepulauan Aru. (MIM-REDAKSI)







